
TANGERANG SELATAN, 23 April 2026 – Tim mahasiswa dari Program Studi Teknik Informatika S-1 Universitas Pamulang (UNPAM) sukses melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dengan memberikan pelatihan teknologi jaringan bagi siswa SMK Puspita Bangsa. Kegiatan ini difokuskan pada penguatan kompetensi praktis siswa melalui penggunaan perangkat lunak simulasi Cisco Packet Tracer sebagai solusi atas keterbatasan perangkat keras fisik di sekolah.
Menjawab Tantangan Infrastruktur IT
Berdasarkan observasi tim di lapangan, siswa jurusan Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) di SMK Puspita Bangsa sebenarnya telah memiliki pemahaman teoritis yang baik mengenai konsep seperti model OSI dan TCP/IP. Namun, keterbatasan anggaran sekolah untuk menyediakan perangkat fisik seperti router dan switch menjadi kendala utama bagi siswa dalam melakukan praktik konfigurasi secara langsung.
“Kami melihat adanya potensi besar pada siswa SMK Puspita Bangsa, namun mereka butuh alat yang tepat untuk mengasah keterampilan teknis tanpa harus bergantung pada perangkat fisik yang mahal,” ujar Bayu Pamungkas, Ketua Pelaksana PKM.
Pelatihan Berbasis Simulasi Realistis

Program bertajuk “Pengenalan Dasar Jaringan Menggunakan Cisco” ini dirancang secara terstruktur untuk memberikan pengalaman belajar yang komprehensif dalam satu hari penuh. Materi yang disampaikan meliputi:
- Pemodelan Topologi: Siswa belajar merancang arsitektur jaringan virtual dari nol menggunakan berbagai perangkat simulasi.
- Simulasi LAN & WAN: Praktik menghubungkan perangkat dalam satu area lokal hingga komunikasi antar-jaringan melalui jalur Wide Area Network.
- Penguasaan Command Line Interface (CLI): Siswa dilatih melakukan konfigurasi perangkat jaringan menggunakan perintah teks, serupa dengan interaksi pada perangkat asli di industri.
- Uji Aliran Data: Visualisasi bagaimana data berpindah antar-perangkat untuk memperdalam pemahaman cara kerja protokol internet.
Kolaborasi Akademik dan Dukungan Dosen
Kegiatan ini tidak hanya melibatkan 10 mahasiswa sebagai instruktur, tetapi juga di bawah bimbingan dan persetujuan dari Dr. Eng. Ahmad Musyafa, S.Kom, M.Kom serta Rahmawati, S.Kom, M.Kom selaku dosen pendamping. Dukungan ini memastikan bahwa materi pelatihan sejalan dengan perkembangan standar industri teknologi informasi saat ini.

Selain sesi materi, acara juga diisi dengan kuis interaktif, pembagian doorprize, dan sesi tanya jawab untuk menjaga antusiasme 20 siswa peserta yang hadir.
Dampak dan Harapan ke Depan
Melalui pelatihan ini, diharapkan para siswa tidak hanya menguasai simulasi, tetapi juga memiliki kesiapan mental dan teknis untuk menghadapi tantangan Industri 4.0 dan meningkatkan daya saing mereka di dunia kerja. Universitas Pamulang terus berkomitmen untuk menjalankan fungsi pengabdian masyarakat guna memberikan dampak nyata bagi pendidikan kejuruan di Indonesia.