Digitalisasi Administrasi Sekolah melalui Pengembangan Sistem Informasi Akademik di SDN Serua 02

Tangerang Selatan – Transformasi digital dalam dunia pendidikan terus mengalami perkembangan yang signifikan seiring dengan kemajuan teknologi informasi. Tidak hanya di tingkat perguruan tinggi dan sekolah menengah, digitalisasi juga mulai diterapkan di jenjang pendidikan dasar guna meningkatkan kualitas layanan pendidikan. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Kerja Praktik (KP) yang dilakukan oleh mahasiswa Universitas Pamulang di SDN Serua 02, Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan.

Kegiatan Kerja Praktik ini berfokus pada perancangan dan pembangunan sebuah Sistem Informasi Akademik berbasis web yang bertujuan untuk membantu pihak sekolah dalam mengelola data akademik secara lebih efektif, efisien, dan terintegrasi. Sistem ini dikembangkan sebagai solusi atas berbagai permasalahan yang selama ini dihadapi dalam proses administrasi akademik yang masih dilakukan secara manual.

Selama ini, SDN Serua 02 masih menggunakan metode konvensional dalam pencatatan absensi siswa dan guru, serta pengolahan nilai akademik. Proses absensi dilakukan dengan menggunakan buku kehadiran, sementara pengolahan nilai seperti tugas, Ujian Tengah Semester (UTS), dan Ujian Akhir Semester (UAS) masih dilakukan secara manual atau menggunakan aplikasi sederhana yang belum terintegrasi. Hal ini menyebabkan beberapa kendala, seperti keterlambatan dalam proses rekapitulasi, risiko kesalahan pencatatan (human error), serta potensi kehilangan atau kerusakan data.

Melihat kondisi tersebut, mahasiswa melalui kegiatan Kerja Praktik mencoba menghadirkan solusi berupa sistem berbasis website yang dapat diakses dengan mudah oleh guru dan pihak sekolah. Sistem ini dirancang dengan mempertimbangkan kebutuhan pengguna agar memiliki tampilan yang sederhana, mudah digunakan, serta dapat dioperasikan melalui berbagai perangkat seperti laptop maupun smartphone.

Fitur utama yang dikembangkan dalam sistem ini meliputi absensi siswa, absensi guru, pengelolaan nilai akademik (tugas, UTS, dan UAS), serta penyimpanan data penting sekolah dalam satu platform terintegrasi. Dengan adanya sistem ini, guru tidak lagi perlu mencatat kehadiran siswa secara manual, melainkan cukup melakukan input melalui sistem yang secara otomatis akan tersimpan dalam database.

Selain itu, sistem juga menyediakan fitur rekapitulasi nilai yang memungkinkan guru untuk mengelola dan melihat perkembangan nilai siswa secara lebih terstruktur. Data yang telah diinput dapat langsung diolah menjadi laporan yang dapat dicetak atau disimpan dalam bentuk digital, sehingga mempermudah proses administrasi dan pelaporan kepada pihak sekolah maupun orang tua siswa.

Dalam proses pengembangannya, mahasiswa menggunakan metode System Development Life Cycle (SDLC) dengan model Waterfall, yang terdiri dari beberapa tahapan, yaitu analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi, pengujian, dan pemeliharaan. Pada tahap analisis, dilakukan pengumpulan data melalui observasi dan wawancara dengan pihak sekolah untuk memahami kebutuhan sistem secara lebih mendalam.

Kepala sekolah SDN Serua 02 menyambut baik adanya pengembangan sistem ini dan menyatakan bahwa digitalisasi administrasi sekolah merupakan langkah yang sangat penting di era saat ini. Menurutnya, sistem ini dapat membantu meningkatkan efisiensi kerja guru serta meminimalisir kesalahan dalam pengolahan data akademik.

“Dengan adanya sistem ini, kami sangat terbantu dalam proses absensi dan pengolahan nilai. Kami berharap ke depan sistem ini dapat terus dikembangkan dan digunakan secara optimal di lingkungan sekolah,” ujar pihak sekolah.

Mahasiswa pelaksana Kerja Praktik juga mengungkapkan bahwa kegiatan ini memberikan pengalaman yang sangat berharga, terutama dalam menerapkan ilmu yang telah dipelajari 

selama perkuliahan ke dalam dunia kerja nyata. Selain itu, kegiatan ini juga melatih kemampuan dalam menganalisis kebutuhan pengguna, merancang sistem, serta berkomunikasi dengan pihak mitra.

Tidak hanya memberikan manfaat bagi pihak sekolah, kegiatan ini juga menjadi bentuk kontribusi nyata mahasiswa dalam mendukung transformasi digital di sektor pendidikan, khususnya di tingkat sekolah dasar. Sistem yang dikembangkan diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam penerapan teknologi informasi yang lebih luas di SDN Serua 02.

Ke depan, sistem ini masih memiliki potensi untuk dikembangkan lebih lanjut, seperti penambahan fitur notifikasi, integrasi dengan sistem lain, serta pengembangan aplikasi berbasis mobile. Dengan pengembangan yang berkelanjutan, diharapkan sistem ini dapat memberikan manfaat yang lebih besar dan menjadi solusi jangka panjang bagi pengelolaan administrasi akademik di sekolah.

Melalui kegiatan Kerja Praktik ini, diharapkan mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman akademik, tetapi juga mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui pemanfaatan teknologi informasi yang tepat guna.

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *