{"id":2410,"date":"2026-06-11T13:02:23","date_gmt":"2026-06-11T13:02:23","guid":{"rendered":"https:\/\/radarkini.com\/?p=2410"},"modified":"2026-06-11T14:11:31","modified_gmt":"2026-06-11T14:11:31","slug":"atasi-stres-belajar-coding-pada-remaja-tim-pengabdi-kembangkan-game-ksatria-algoritma-untuk-siswa-smp","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/radarkini.com\/index.php\/2026\/06\/11\/atasi-stres-belajar-coding-pada-remaja-tim-pengabdi-kembangkan-game-ksatria-algoritma-untuk-siswa-smp\/","title":{"rendered":"Atasi Stres Belajar Coding pada Remaja, Tim Pengabdi Kembangkan Game &#8220;Ksatria Algoritma&#8221; untuk Siswa SMP"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>TANGERANG<\/strong> \u2013 Kemampuan <em>Computational Thinking<\/em> (CT) atau pemikiran komputasional kini telah menjelma menjadi literasi fundamental abad ke-21 yang wajib ditanamkan sejak dini. Namun, realitas di lapangan menunjukkan bahwa pengenalan logika pemrograman pada siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) kerap kali memicu <em>cognitive overload<\/em> (kelebihan beban kognitif) dan kebosanan akibat metode konvensional yang kaku dan berbasis teks murni (<em>text-based programming<\/em>).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Merespons tantangan tersebut, tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dari Perguruan Tinggi turun tangan menghadirkan solusi inovatif. Melalui pemanfaatan teknologi, tim pengabdi mengembangkan dan mengimplementasikan media pembelajaran transisional berupa game edukasi 2D bertajuk <strong>&#8220;Ksatria Algoritma&#8221;<\/strong> di sekolah mitra.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Aplikasi permainan interaktif ini dibangun menggunakan bahasa pemrograman Java dengan lingkungan pengembangan <em>Processing IDE<\/em>. Berbeda dengan game edukasi biasa, &#8220;Ksatria Algoritma&#8221; dirancang khusus dengan pendekatan <em>Game-Based Learning<\/em> yang memisahkan secara tegas antara fase perencanaan (menyusun antrean instruksi spasial) dan fase eksekusi. Konsep ini memungkinkan siswa SMP mengasah nalar logis dan melatih keterampilan identifikasi kesalahan (<em>debugging<\/em>) dalam lingkungan teka-teki visual yang aman dan menyenangkan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ketua Tim Pengabdi menyatakan bahwa program ini hadir untuk menggeser paradigma belajar komputer yang menakutkan menjadi sebuah petualangan logika. &#8220;Kami melihat anak-anak seringkali frustrasi bukan karena logikanya yang salah, melainkan karena rumitnya menghafal aturan ketik penulisan kode seperti titik koma atau kurung kurawal. Melalui game Ksatria Algoritma, kami menyembunyikan sintaks kaku tersebut dan menonjolkan esensi logikanya lewat ikon visual,&#8221; ujarnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kegiatan PkM ini dilaksanakan secara sistematis melalui tiga tahapan utama, mulai dari pengembangan perangkat lunak dengan metode <em>Rapid Application Development<\/em> (RAD), penyusunan modul praktikum, hingga implementasi langsung di laboratorium komputer sekolah mitra. Selama sesi pendampingan, siswa tidak hanya diajak bermain secara pasif, melainkan ditantang memecahkan studi kasus melalui metode <em>Intentional Debugging<\/em>\u2014sebuah sesi khusus untuk melacak dan memperbaiki alur instruksi visual yang sengaja dirusak oleh sistem.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dampak positif dari inovasi ini terlihat nyata secara empiris. Berdasarkan evaluasi kuantitatif melalui instrumen <em>pre-test<\/em> dan <em>post-test<\/em> standar <em>Bebras Task<\/em>, kemampuan nalar komputasi siswa SMP peserta melonjak drastis sebesar <strong>26,4 poin<\/strong>, dari nilai rata-rata awal <strong>56,4<\/strong> menjadi <strong>82,8<\/strong>. Lebih dari itu, sebanyak <strong>87% siswa<\/strong> mengaku beban mental belajar mereka berkurang signifikan dan atmosfer kelas menjadi jauh lebih dinamis.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"658\" src=\"https:\/\/radarkini.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/WhatsApp-Image-2026-06-11-at-20.37.33-1024x658.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-2414\" srcset=\"https:\/\/radarkini.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/WhatsApp-Image-2026-06-11-at-20.37.33-1024x658.jpeg 1024w, https:\/\/radarkini.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/WhatsApp-Image-2026-06-11-at-20.37.33-300x193.jpeg 300w, https:\/\/radarkini.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/WhatsApp-Image-2026-06-11-at-20.37.33-768x493.jpeg 768w, https:\/\/radarkini.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/WhatsApp-Image-2026-06-11-at-20.37.33.jpeg 1280w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pihak sekolah mitra menyambut gembira luaran dari program pengabdian ini. Selain mendapatkan transfer IPTEK langsung untuk para siswa, tim pengabdi juga menghibahkan penuh aset digital aplikasi game beserta Buku Panduan Modul Praktikum cetak kepada guru Informatika setempat. Langkah ini dilakukan guna menjamin keberlanjutan program (<em>sustainability<\/em>), di mana pihak sekolah berkomitmen untuk mengintegrasikan secara resmi game &#8220;Ksatria Algoritma&#8221; ke dalam kurikulum pembelajaran sekolah pada semester mendatang.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Melalui sinergi antara perguruan tinggi dan sekolah menengah ini, diharapkan game &#8220;Ksatria Algoritma&#8221; dapat menjadi pemantik lahirnya generasi muda yang tidak hanya adaptif sebagai pengguna teknologi, melainkan tangguh dan kritis sebagai pencipta teknologi di masa depan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Tentang Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM):<\/strong> Program PkM &#8220;Ksatria Algoritma&#8221; merupakan wujud nyata pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang digerakkan oleh kolaborasi Dosen dan Mahasiswa program studi Informatika. Berfokus pada hilirisasi riset rekayasa perangkat lunak edukasi, tim berkomitmen untuk menyediakan instrumen pembelajaran transisional yang inklusif, adaptif, dan berkelanjutan bagi dunia pendidikan dasar dan menengah di Indonesia.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img decoding=\"async\" width=\"445\" height=\"334\" src=\"https:\/\/radarkini.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/image-42.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-2411\" srcset=\"https:\/\/radarkini.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/image-42.jpeg 445w, https:\/\/radarkini.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/image-42-300x225.jpeg 300w\" sizes=\"(max-width: 445px) 100vw, 445px\" \/><\/figure>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>TANGERANG \u2013 Kemampuan Computational Thinking (CT) atau pemikiran komputasional kini telah menjelma menjadi literasi fundamental&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":2413,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-2410","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized"],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/radarkini.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2410","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/radarkini.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/radarkini.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/radarkini.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/radarkini.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2410"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/radarkini.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2410\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2415,"href":"https:\/\/radarkini.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2410\/revisions\/2415"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/radarkini.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2413"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/radarkini.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2410"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/radarkini.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2410"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/radarkini.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2410"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}