{"id":390,"date":"2024-12-22T05:10:59","date_gmt":"2024-12-22T05:10:59","guid":{"rendered":"https:\/\/radarkini.com\/?p=390"},"modified":"2024-12-22T05:14:49","modified_gmt":"2024-12-22T05:14:49","slug":"yayasan-mitra-netra-menyelenggarakan-festival-matematika-unntuk-siswa-tunanetra-belajar-matematika-mudah-dan-menyenangkan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/radarkini.com\/index.php\/2024\/12\/22\/yayasan-mitra-netra-menyelenggarakan-festival-matematika-unntuk-siswa-tunanetra-belajar-matematika-mudah-dan-menyenangkan\/","title":{"rendered":"YAYASAN MITRA NETRA MENYELENGGARAKAN FESTIVAL MATEMATIKA UNTUK SISWA TUNANETRA, BELAJAR MATEMATIKA MUDAH DAN MENYENANGKAN"},"content":{"rendered":"\n<p>Yayasan Mitra Netra menyelenggarakan Festival Matematika untuk siswa tunanetra, pertama kali di Indonesia pada Sabtu,21 Desember 2024 yang dilakukan di Kantor Mitra Netra. Diikuti oleh 40 siswa tunanetra, mulai dari tingkat SD, SMP hingga SMA, baik yang menempuh pendidikan di sekolah reguler maupun sekolah khusus.<\/p>\n\n\n\n<p>Festival ini diselenggarakan dengan dukungan Liliane Fonds dan NLR Indonesia, partner internasional Mitra Netra, sebagai upaya untuk meningkatkan minat siswa tunanetra belajar matematika. Kabag Humas Yayasan Mitra Netra, Aria Indrawati, mengatakan tujuan penyelenggaraan festival ini adalah untuk meningkatkan minat siswa tunanetra&nbsp;mempelajari matematika. Karena Matematika mengajarkan siswa untuk berpikir sistematis, logis, dan analitis.<\/p>\n\n\n\n<p>Matematika sering dianggap sebagai mata pelajaran yang menantang. Namun, melalui metode pembelajaran yang tepat, matematika dapat menjadi menyenangkan dan mudah dipahami, bahkan bagi siswa tunanetra. Hal inilah yang menjadi inti dari Festival Matematika untuk Tunanetra, sebuah kegiatan inklusif yang dirancang untuk memperkenalkan konsep-konsep matematika dengan cara yang relevan dengan kehidupan sehari-hari.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"576\" src=\"https:\/\/radarkini.com\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/2-1-1024x576.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-392\" srcset=\"https:\/\/radarkini.com\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/2-1-1024x576.jpg 1024w, https:\/\/radarkini.com\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/2-1-300x169.jpg 300w, https:\/\/radarkini.com\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/2-1-768x432.jpg 768w, https:\/\/radarkini.com\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/2-1-1536x864.jpg 1536w, https:\/\/radarkini.com\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/2-1-2048x1152.jpg 2048w, https:\/\/radarkini.com\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/2-1-1280x720.jpg 1280w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Saat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, siswa tunanetra yang memiliki fondasi matematika lemah akan&nbsp;cenderung memilih program studi ilmu sosial atau humaniora, dan menghindari memilih program studi yang membutuhkan fondasi matematika yang baik; Di antaranya, program studi matematika murni, statistik, atau pendidikan matematika, serta program studi teknik informatika.<br><br>Pada Festival Matematika ini, siswa tunanetra belajar konsep dan simbol Braille matematika sesuai dengan jenjang pendidikan mereka, dengan didukung alat peraga sederhana. Setelahnya, siswa diminta mempresentasikan hasil karya mereka dalam kelompok, menciptakan suasana belajar yang interaktif dan kolaboratif. Tidak hanya itu, peserta juga ditantang menjawab kuis yang disiapkan oleh fasilitator, dengan hadiah menarik yang menjadi motivasi tambahan.<\/p>\n\n\n\n<p>40 siswa dibagi menjadi empat kelompok; Kelompok Geometri, Kelompok Bilangan, Kelompok Aritmatika, dan Kelompok&nbsp;Matriks. Masing-masing akan difasilitasi oleh satu orang ahli pembelajaran matematika siswa tunanetra; Ari hendarno dari Program studi Pendidikan Matematika Universitas Negeri Jakarta, Lisda Fitriana Masitoh dari Program Studi Teknik Informatika Universitas Pamulang, Indah Lutfiah dan Eviana Rizky, ahli pembelajaran matematika siswa tunanetra Mitra Netra.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cFestival matematika untuk Tunanetra ini adalah inisiatif luar biasa yang menunjukkan bahwa siswa tunanetra memiliki potensi yang sama dalam mempelajari matematika. Dengan pendekatan yang tepat, matematika bisa menjadi pelajaran yang menyenangkan,\u201d ujar Lisda Fitriana Masitoh, salah<br>satu fasilitator yang juga penulis Buku Panduan Strategi Pembelajaran Matematika untuk Peserta Didik Tunanetra,diterbitkan Mitra Netra pada tahun 2019, bersama dengan aplikasi MathMBC, \u2013 Mathematic Mitra Netra Braille&nbsp;Converter.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"576\" src=\"https:\/\/radarkini.com\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/3-1-1024x576.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-393\" srcset=\"https:\/\/radarkini.com\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/3-1-1024x576.jpg 1024w, https:\/\/radarkini.com\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/3-1-300x169.jpg 300w, https:\/\/radarkini.com\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/3-1-768x432.jpg 768w, https:\/\/radarkini.com\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/3-1-1536x864.jpg 1536w, https:\/\/radarkini.com\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/3-1-2048x1152.jpg 2048w, https:\/\/radarkini.com\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/3-1-1280x720.jpg 1280w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Mitra Netra, lembaga yang telah lebih dari 20 tahun berkontribusi dalam pendidikan inklusif di Indonesia, mengembangkan berbagai metode untuk mendukung pembelajaran matematika bagi siswa tunanetra. Salah satu inovasi penting adalah aplikasi MathMBC (Mathematic Mitra Netra Braille Converter), perangkat lunak pertama di dunia yang mendukung pendidikan matematika untuk tunanetra.<\/p>\n\n\n\n<p>MathMBC memiliki dua fitur utama:<\/p>\n\n\n\n<ol start=\"1\" class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Terjemahan Maju (Forward Translation)<\/strong>: Mengubah tulisan matematika dalam format cetak tinta menjadi format Braille. Fitur ini memudahkan pencetakan buku pelajaran matematika, lembar kerja, dan evaluasi dalam huruf Braille.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Terjemahan Mundur (Backward Translation)<\/strong>: Mengubah tulisan Braille kembali ke format cetak tinta. Fitur ini memungkinkan guru yang tidak memahami simbol Braille matematika untuk membaca dan mengevaluasi hasil kerja siswa tunanetra.<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p>Ketika MathMBC diluncurkan pada 2019, M.N.G. Mani, CEO International Council of Education for People With Visual Impairment (ICEVI), memuji aplikasi ini sebagai inovasi global yang mendukung pendidikan inklusif. MathMBC memberikan kemudahan akses bagi siswa tunanetra dan guru untuk bekerja sama dalam memahami konsep-konsep matematika.<\/p>\n\n\n\n<p>Mitra Netra juga menyusun Buku Panduan Matematika dari kelas 1 hingga kelas 12, bekerja sama dengan guru dan dosen matematika yang memiliki perhatian besar terhadap pendidikan inklusif. Buku ini menyediakan panduan pembelajaran yang komprehensif, memastikan siswa tunanetra memiliki akses ke materi matematika yang sesuai dengan kebutuhan mereka. Langkah ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Prof. Dr. Abdul Mu\u2019ti, M.Ed., yang mendorong pengembangan metode pembelajaran matematika di Indonesia. Upaya ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan matematika bagi semua anak Indonesia, termasuk siswa tunanetra.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Yayasan Mitra Netra menyelenggarakan Festival Matematika untuk siswa tunanetra, pertama kali di Indonesia pada Sabtu,21&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":391,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[13,24,26,27,9],"tags":[],"class_list":["post-390","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-hiburan","category-jabodetabek","category-karir","category-penghargaan","category-sekolah"],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/radarkini.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/390","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/radarkini.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/radarkini.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/radarkini.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/radarkini.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=390"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/radarkini.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/390\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":395,"href":"https:\/\/radarkini.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/390\/revisions\/395"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/radarkini.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/391"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/radarkini.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=390"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/radarkini.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=390"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/radarkini.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=390"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}