Tingkatkan Kualitas Layanan Pelanggan, Mahasiswa Teknik Informatika Unpam Bangun Sistem Informasi Reservasi Fotografi di Lenstha Studio

Gambar 1 Penyerahan dan serah terima sistem informasi reservasi berbasis web dari tim mahasiswa Unpam kepada manajemen Lenstha Studio.


DEPOK — Industri kreatif, khususnya layanan jasa fotografi, menuntut kecepatan dan ketepatan dalam melayani pelanggan. Menjawab tantangan tersebut, tim mahasiswa Program Studi Teknik Informatika Universitas Pamulang (Unpam) berhasil merancang dan mengimplementasikan “Sistem Informasi Reservasi Jasa Fotografi” di Lenstha Studio, Kota Depok.

Proyek inovatif ini digagas oleh Bayu Aji Sasmita, Muhammad Rahadian Dafa Saputra, dan Noviar Ilham Pratama sebagai wujud kontribusi nyata dari program Kerja Praktek (KP) yang berlangsung pada periode 12 Maret hingga 6 Juni 2026.

Sebelum adanya sistem ini, proses bisnis di Lenstha Studio masih sangat bergantung pada cara-cara manual. Pihak studio harus menggunakan WhatsApp untuk menjawab pertanyaan berulang dari pelanggan mengenai harga paket, fasilitas, dan ketersediaan jadwal. Lebih jauh lagi, pencatatan booking pemotretan masih menggunakan buku agenda fisik, dan portofolio hasil foto belum memiliki wadah pameran digital yang terpusat. Kondisi ini sering kali merepotkan admin, memperlambat waktu respon, dan rentan memicu terjadinya bentrok jadwal pemotretan (double booking).

Merespons permasalahan tersebut, tim mahasiswa merancang sebuah aplikasi berbasis web yang memodernisasi seluruh alur pelayanan di Lenstha Studio. Melalui website ini, calon pelanggan tidak perlu lagi menunggu balasan chat yang lama hanya untuk mengetahui informasi dasar atau mengecek jadwal yang kosong.

Platform digital ini dilengkapi dengan berbagai fitur yang dirancang secara spesifik untuk kebutuhan operasional bisnis fotografi, di antaranya:

  • Katalog Layanan dan Portofolio Digital: Menampilkan galeri foto berkualitas tinggi berdasarkan kategori, lengkap dengan rincian paket layanan, harga, dan halaman Frequently Asked Questions (FAQ) yang transparan.
  • Reservasi Mandiri (Self-Service Booking): Pelanggan dapat langsung melihat kalender ketersediaan jadwal studio, memilih jam pemotretan yang diinginkan, dan melakukan pengisian form pemesanan secara real-time.
  • Sistem Pembayaran Terpadu: Mendukung efisiensi transaksi di mana pelanggan dapat mengetahui total biaya dan mengunggah bukti pembayaran (Down Payment) yang nantinya diverifikasi oleh sistem.
  • Dashboard Multi-Pengguna (Admin & Pemilik): Sistem memisahkan hak akses secara aman. Admin difokuskan untuk mengelola kalender jadwal dan portofolio. Sementara itu, Pemilik Studio (Owner) dibekali dashboard analitik untuk memantau laporan pendapatan keuangan, rekapitulasi pesanan, serta manajemen akun karyawan.

Gambar 2 Tampilan beranda utama

Proses perancangan sistem ini didasarkan pada metode kualitatif melalui tahapan observasi dan wawancara langsung bersama pihak studio. Tim pengembang juga menerapkan pendekatan Prototype yang iteratif agar sistem yang dibangun benar-benar presisi dengan alur kerja di Lenstha Studio. Dari sisi teknis, rekayasa perangkat lunak melibatkan pemodelan Unified Modeling Language (UML), normalisasi database, hingga tahap validasi akhir berupa Black Box Testing guna menjamin fungsionalitas aplikasi berjalan sempurna.

Gambar 3 Proses demonstrasi website kepada pemilik mitra

Keberhasilan implementasi proyek ini mendapat apresiasi positif dari pihak akademis. Dosen pembimbing Kerja Praktek, Maulana Ardhiansyah, S.Kom., M.Kom., menekankan pentingnya kegiatan ini bagi pengembangan kompetensi mahasiswa. “Melalui Kerja Praktik, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman profesional, tetapi juga belajar beradaptasi dengan lingkungan kerja, mengembangkan kemampuan komunikasi, serta meningkatkan keterampilan pemecahan masalah yang dibutuhkan di era digital saat ini,” jelasnya.

Melalui digitalisasi layanan ini, Lenstha Studio kini memiliki sistem administrasi yang jauh lebih rapi, terukur, dan profesional. Karya mahasiswa Unpam ini membuktikan bahwa pemanfaatan teknologi informasi mampu memberikan dampak langsung dalam mendorong kemajuan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), khususnya di sektor industri kreatif fotografi.

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *