Modernisasi UMKM Kuliner, Mahasiswa Teknik Informatika Universitas Pamulang Hadirkan Aplikasi Kasir Berbasis Web di Jakarta Pusat

JAKARTA CENTRAL – Tiga mahasiswa Program Studi Teknik Informatika, Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Pamulang (UNPAM) sukses melaksanakan kegiatan Kuliah Kerja Praktek (KP) dengan melakukan digitalisasi sistem manajemen pada unit usaha kuliner lokal. Kegiatan yang berlangsung sejak April hingga Juni 2026 ini berfokus pada perancangan sistem operasional di gerai Bakso Bakwan Malang Cak Tris yang berlokasi di kawasan strategis SCTV Tower, Jalan Asia Afrika, Gelora, Kota Jakarta Pusat. 

Tim mahasiswa yang beranggotakan Christiano Ahmad Rhehan, Muhammad Adri Maulana, dan Randi Ahmat Fauzi dibimbing langsung oleh Dosen Pembimbing Lapangan, Ibu Ines Heidiani Ikasari, S.Si., M.Kom. Melalui program ini, mereka meluncurkan aplikasi bertajuk “Rancang Bangun Aplikasi Kasir Berbasis Web di Bakso Bakwan Malang Cak Tris”. 

Tanggapi Kendala Transaksi Manual dan Opsi Cashless

Bapak Sutrisno (Cak Tris), selaku pemilik UMKM, mengungkapkan bahwa tingginya volume penjualan harian untuk menu andalan Bakso Malang dan Bubur Ayam Senayan sering kali memicu kendala operasional karena pencatatan pesanan yang masih bersifat konvensional menggunakan nota kertas. Hal tersebut rawan memicu kesalahan hitung (human error) serta menyulitkan pemantauan ketersediaan bahan baku harian. Selain itu, keterbatasan opsi transaksi nontunai menjadi hambatan tersendiri mengingat mayoritas konsumen di area perkantoran tersebut lebih memilih metode pembayaran digital. 

Melihat urgensi tersebut, tim mahasiswa UNPAM mengembangkan aplikasi kasir (Point of Sale/POS) berbasis web menggunakan framework Laravel dengan basis data MySQL. Menariknya, sistem ini tidak hanya memfasilitasi pencatatan transaksi menu secara akurat, melainkan juga mengintegrasikan kode QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) secara langsung pada antarmuka kasir. 

Transformasi Operasional yang Efisien dan Akurat

Aplikasi ini hadir dengan antarmuka (User Interface) yang sederhana namun kaya akan fitur fungsional. Mulai dari halaman autentikasi login yang aman, dasbor menu interaktif, keranjang order otomatis, pemisahan metode pembayaran tunai dan non-tunai, hingga fitur cetak struk pembelian real-time bagi para pelanggan. 

Tidak kalah penting, pemilik usaha kini dapat memantau grafik tren penjualan, total produk terjual, kuantitas pelanggan harian, hingga kalkulasi estimasi laba bersih secara otomatis melalui menu dasbor “Laporan”. 

“Sistem kasir berbasis web ini telah berhasil dirancang secara terstruktur menggunakan diagram Unified Modeling Language (UML) dan sukses diimplementasikan penuh. Kami berharap inovasi digital ini mampu mentransformasi operasional usaha konvensional menjadi serba digital, meminimalisir risiko salah hitung, serta menjamin validasi arus kas masuk yang lebih aman bagi mitra,” ujar Christiano Ahmad Rhehan mewakili rekan timnya. 

Kegiatan Kerja Praktek ini resmi dinyatakan selesai pada 11 Juni 2026 setelah seluruh fitur fungsional diuji coba langsung di gerai mitra dengan hasil yang memuaskan dan divalidasi oleh pemilik usaha serta Program Studi Teknik Informatika Universitas Pamulang. Langkah pengabdian ini menjadi bukti konkret sinergi akademisi dalam mendukung percepatan digitalisasi dan daya saing pelaku usaha mikro di Indonesia. 

Gambar 1.  1 Gerai UMKM

Gambar 1.  2 Wawancara dengan Owner

Gambar 1.  3 Konsultasi Fitur dengan Pihak Mitra

Gambar 1.  4 Presentasi Hasil Sistem

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *