Tangsel, Juni 2025 – Dalam rangka menghadapi tantangan digitalisasi dan meningkatkan efisiensi operasional sekolah, sekelompok mahasiswa dari Universitas Pamulang menciptakan sebuah sistem informasi berbasis web yang difokuskan untuk mendukung proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di SD Islam Plus (SDIP) Daarussalaam, Pondok Aren, Tangerang Selatan.
Tiga mahasiswa Program Studi Teknik Informatika Universitas Pamulang, yaitu Kabhisatria Ardhi Haqqy, Raka Indra Dwipangga, dan Shalahuddin Aljava, menjadi pelopor perubahan digital ini. Dalam proyek kerja praktik mereka yang dilaksanakan pada semester genap tahun ajaran 2024/2025, ketiganya mengusung gagasan visioner: membangun platform digital terpadu yang mampu menyelesaikan berbagai permasalahan administratif yang selama ini menjadi tantangan di lingkungan sekolah dasar tersebut.
Selama bertahun-tahun, SDIP Daarussalaam melaksanakan proses PPDB secara manual. Calon siswa dan orang tua harus datang langsung ke sekolah untuk mengisi formulir, menyerahkan dokumen, dan mengikuti proses seleksi. Selain menyita waktu, metode ini juga menyulitkan masyarakat yang berdomisili jauh dari lokasi sekolah. Tak jarang pula terjadi kekeliruan dalam pencatatan data akibat sistem manual. Kepala sekolah, Ibu Yati Kuswati, S.Pd., menyatakan bahwa pihak sekolah membutuhkan sistem yang dapat menjangkau masyarakat luas, termasuk mereka yang belum sempat datang ke lokasi sekolah secara fisik.
Platform yang dibangun oleh tim mahasiswa ini berbasis teknologi PHP dan MySQL serta memiliki antarmuka pengguna (user interface) yang ramah dan mudah digunakan. Sistem ini terdiri dari beberapa fitur utama, di antaranya:
1. Pendaftaran Online: Calon siswa dapat mengisi formulir digital dari rumah melalui perangkat komputer atau ponsel pintar. Ini memungkinkan proses pendaftaran dilakukan kapan saja tanpa terbatas waktu atau tempat.
2. Dashboard Admin:Admin sekolah dapat mengatur seluruh konten di dalam website, mulai dari pengumuman, berita sekolah, hingga data pendaftar.
3. Publikasi Berita dan Prestasi: Informasi terbaru tentang kegiatan sekolah dan capaian siswa dapat dipublikasikan secara real-time kepada masyarakat luas.
4. Galeri Foto Kegiatan: Orang tua dan calon siswa bisa melihat suasana dan kegiatan pembelajaran di sekolah melalui dokumentasi foto yang diunggah.
Proyek ini diimplementasikan langsung di SDIP Daarussalaam, sebuah sekolah yang didirikan oleh Yayasan Namira sejak tahun 2009. Sekolah ini terkenal dengan pendekatannya yang menggabungkan pendidikan umum dengan nilai-nilai Islam yang kuat, bertujuan membentuk generasi berakhlak mulia dan cakap dalam ilmu pengetahuan.
Implementasi proyek dimulai pada April 2025 dan rampung pada bulan Juni 2025. Dalam waktu kurang dari tiga bulan, tim mahasiswa berhasil menyusun, mengembangkan, dan mengimplementasikan sistem ini secara penuh.
Dengan adanya website yang fungsional dan aktif, SDIP Daarussalaam mampu memperluas jangkauan informasi tanpa harus mengandalkan brosur fisik atau media sosial semata. Orang tua calon siswa kini dapat melakukan pendaftaran dari rumah, melihat berita sekolah secara berkala, hingga meninjau berbagai program pendidikan yang ditawarkan.
Sistem ini tidak hanya meningkatkan efisiensi proses pendaftaran, tetapi juga menjadi alat promosi institusional yang profesional dan mudah diakses. Proyek ini membuktikan bahwa teknologi informasi tidak hanya relevan di lingkungan perguruan tinggi atau dunia bisnis, tetapi juga di sektor pendidikan dasar. Dengan sistem yang telah dibangun, SDIP Daarussalaam kini lebih siap menyambut era digital dengan cara yang lebih terorganisir, hemat waktu, dan ramah lingkungan.
Ke depan, pengembangan sistem ini direncanakan akan mencakup modul tambahan seperti sistem pembayaran online, integrasi dengan sistem akademik (pengolahan nilai dan jadwal pelajaran), serta fitur keamanan tingkat lanjut untuk melindungi data sensitif. Semua ini bertujuan agar proses digitalisasi pendidikan benar-benar mencerminkan kebutuhan sekolah modern di abad ke-21.
Kesuksesan proyek ini menjadi contoh nyata bahwa kolaborasi antara dunia akademik dan institusi pendidikan dasar dapat menghasilkan solusi inovatif yang berdampak luas. SDIP Daarussalaam kini menjadi pelopor di antara sekolah dasar lainnya dalam memanfaatkan teknologi digital untuk kemajuan pendidikan.
Semoga inisiatif seperti ini terus berlanjut dan menginspirasi lebih banyak sekolah untuk melakukan transformasi digital demi menciptakan ekosistem pendidikan yang lebih inklusif, efisien, dan berkelanjutan.
