Peninggian jalan di Kawasan Arya Putra yang dilakukan untuk mengatasi banjir ternyata menimbulkan masalah baru, yaitu kemacetan parah. Proyek ini menyebabkan penyempitan jalur, perbedaan ketinggian jalan, dan drainse yang kurang optimal. Akibatnya, warga dan pedagang sekitar mengalami kesulitan atau kerugian. Omzet pedagang menurun drastic karena pelanggan malas datang akibat kemacetan dan kesulitan parkir. Warga juga kesulitan akses keluar rumah karena perbedaan ketinggian jalan yang drastis.
Warga sebenarnya memahami tujuan proyek ini, namun mereka berharap proses pengerjaan bisa lebih terencana dan cepat selesai. Mereka juga menginginkan sosialisasi yang lebih baik sebelum proyek dimulai agar mereka bisa mempersiapkan diri. Warga berharap proyek ini bisa selesai dengan hasil yang maksimal dan tidak menimbulkan masalah baru.
Untuk mengatasi masalah ini, perlu dilakukan koordinasi yang baik antara pihak pelaksana proyek dan warga. Pengerjaan proyek harus lebih cepat dan memperhatikan dampak jangka pendek pada masyarakat. Selain itu, sistem drainase juga perlu diperbaiki untuk mencegah genangan air. Dengan demikian, peninggian jalan di kawasan Arya Putra dapat mencapai tujuannya untuk mengatasi banjir tanpa menimbulkan masalah baru yang lebih besar.
Peninggian jalan ini sebenarnya memiliki tujuan yang baik, namun perlu dilakukan dengan perencanaan yang matang dan pelaksanaan yang efektif. Dengan demikian, warga dan pedagang dapat merasakan manfaat dari proyek ini tanpa harus mengalami kesulitan yang tidak perlu.
