SERPONG, RADAR KINI.COM – Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Dosen Program Studi Teknik Informatika Universitas Pamulang (UNPAM) menggelar pelatihan dan pendampingan digitalisasi untuk mengoptimalkan penjualan melalui platform lokapasar pada CV Bebe Berkah Bestari, pengelola Toko Bepepedia di Serpong, Tangerang Selatan. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Minggu (18/10/2026) dengan fokus meningkatkan kemampuan UMKM dalam memanfaatkan teknologi digital untuk memperluas pemasaran.
Kegiatan bertajuk “Pelatihan Optimasi Penjualan Melalui Platform Pasar Loka pada CV Bebe Berkah Bestari” ini dipimpin oleh Syaeful Machfud, S.Kom., M.Kom. selaku Ketua Tim PKM, bersama Joko Riyanto, S.Kom., M.Kom. dan Khanif Faozi, S.Kom., M.Kom. Program tersebut juga melibatkan lima mahasiswa semester 7 Teknik Informatika UNPAM, yakni Kessya, Bunga, Ali Fatih, M. Razwil Hakim, dan Yohanes.
CV Bebe Berkah Bestari atau Toko Bepepedia merupakan usaha yang menyediakan kebutuhan ibu, bayi, dan anak sejak 2019. Dengan dukungan 11 karyawan serta lebih dari 1.500 pelanggan aktif, toko tersebut memiliki potensi pasar yang cukup besar. Namun, sebelum program PKM dilaksanakan, aktivitas penjualan masih didominasi transaksi konvensional. Kurang dari 20 persen pelanggan diketahui pernah melakukan transaksi melalui platform lokapasar digital.
Berdasarkan analisis awal menggunakan pendekatan fishbone, tim pengabdi menemukan sejumlah kendala yang menghambat perkembangan penjualan daring. Permasalahan tersebut meliputi rendahnya literasi digital karyawan, tampilan foto produk yang belum optimal, penggunaan kata kunci SEO yang belum tepat, serta pengelolaan administrasi dan stok yang masih dilakukan secara manual.
Untuk menjawab permasalahan tersebut, Tim PKM UNPAM menerapkan pelatihan dengan pendekatan dua tingkat, yakni strategis bagi pemilik usaha dan operasional bagi karyawan toko. Pada tingkat strategis, pemilik usaha diberikan materi mengenai penetapan harga jual yang memperhitungkan harga pokok produk, target margin, biaya kemasan, biaya penanganan, komisi platform, serta biaya promosi.

Pemilik usaha juga dibekali pemahaman mengenai pengelolaan anggaran iklan dan analisis dasbor penjualan. Indikator seperti traffic, conversion rate, gross merchandise value (GMV), dan average order value menjadi materi yang digunakan untuk membantu menentukan strategi pemasaran dan penyesuaian etalase digital.
Sementara itu, pada tingkat operasional, karyawan mendapatkan pelatihan fotografi produk menggunakan perangkat sederhana seperti portable photo box, LED ring light, dan smartphone. Pelatihan juga mencakup penyusunan judul produk berbasis SEO serta penulisan deskripsi menggunakan pendekatan AIDA, yaitu Attention, Interest, Desire, dan Action.
Tim pengabdi turut memperkenalkan digitalisasi administrasi melalui Google Forms dan Google Sheets. Sistem tersebut diterapkan untuk membantu pencatatan stok dan transaksi secara terintegrasi berbasis cloud, sehingga proses pengelolaan data menjadi lebih efisien. Selain itu, karyawan diberikan standar pelayanan obrolan pelanggan, penggunaan fitur auto-reply, dan template balasan cepat guna meningkatkan kualitas pelayanan toko.

Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pada sejumlah indikator kinerja. Skor literasi digital peserta meningkat dari 41,7 menjadi 79,3 poin, atau bertambah 37,6 poin dan melampaui target KPI yang ditetapkan di atas 75. Selain itu, sebanyak 42 SKU produk unggulan berhasil diunggah ke katalog digital dengan foto produk yang lebih baik serta deskripsi berbasis AIDA.
Penerapan sistem pencatatan berbasis Google Sheets Cloud juga memberikan dampak terhadap efisiensi pekerjaan. Waktu yang sebelumnya dibutuhkan untuk proses stock opname selama tiga hari berhasil dipangkas menjadi dua jam. Adapun total omzet penjualan daring toko tercatat mengalami pertumbuhan sebesar 31,8 persen dalam periode evaluasi selama dua bulan.
Untuk menjaga keberlanjutan program, Tim PKM UNPAM bersama CV Bebe Berkah Bestari merancang sejumlah langkah lanjutan. Salah satunya adalah pembentukan “Duta Lokapasar Intern” yang melibatkan tiga karyawan sebagai penanggung jawab operasional toko digital. Pembaruan stok dan rekapitulasi transaksi harian juga akan dilakukan secara disiplin melalui Google Forms dan Google Sheets.
Program pendampingan selanjutnya direncanakan mencakup strategi pemasaran interaktif melalui live streaming commerce, seperti TikTok Live dan Shopee Live, serta pengelolaan Customer Relationship Management (CRM) untuk memperkuat hubungan dengan pelanggan.

Melalui kegiatan ini, Tim PKM Universitas Pamulang berharap CV Bebe Berkah Bestari dapat mengembangkan penjualan digital secara berkelanjutan. Pendampingan tersebut sekaligus menjadi upaya mendorong UMKM agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi, meningkatkan efisiensi operasional, serta memperluas jangkauan pasar melalui pemanfaatan platform lokapasar.
Penulis / Tim Pengabdi: Syaeful Machfud, S.Kom., M.Kom.; Joko Riyanto, S.Kom., M.Kom.; Khanif Faozi, S.Kom., M.Kom.; serta tim mahasiswa Teknik Informatika Universitas Pamulang.
Mitra Usaha: CV Bebe Berkah Bestari (Toko Bepepedia), Serpong, Tangerang Selatan.
