Abu Dhabi — Pembalap McLaren, Lando Norris, menutup musim Formula 1 2025 dengan sejarah baru setelah memastikan gelar juara dunia pertamanya pada balapan terakhir di Yas Marina Circuit, Minggu (7/12). Norris finis di posisi ketiga, namun tambahan poin tersebut sudah cukup untuk mengunci gelar juara, mengungguli rival utamanya, Max Verstappen.

Balapan dimenangkan oleh Oscar Piastri, rekan satu tim Norris, sementara Verstappen finis kedua. Meski hasil itu tidak memberikan tambahan gelar bagi pembalap Red Bull tersebut, kehadirannya di podium tetap menjadi simbol berakhirnya dominasi empat musim berturut-turut. Bagi McLaren, ini momen yang sangat spesial—tim asal Inggris ini terakhir kali mengantarkan juara dunia pada tahun 2008 lewat Lewis Hamilton.

Norris, yang bergabung dengan McLaren sejak 2019, mengaku pencapaian ini bukan hanya miliknya, tetapi juga hasil kerja keras seluruh tim. “Saya bermimpi tentang ini sejak kecil. Setiap balapan berat, tapi kami tidak pernah menyerah,” ucapnya penuh haru. Di garasi McLaren, suasana berubah emosional saat para mekanik dan insinyur memeluk Norris, merayakan gelar yang sudah lama ditunggu.
Keberhasilan Norris dianggap sebagai era baru F1. Selain mengakhiri dominasi Red Bull, McLaren berhasil membuktikan bahwa peningkatan teknologi, strategi pit-stop yang konsisten, dan stabilitas performa pembalap adalah kombinasi kunci dalam perebutan gelar. Musim 2025 kini dikenang sebagai salah satu musim paling kompetitif, dengan pertarungan sengit hingga seri terakhir.
Gelaran F1 memasuki fase baru: McLaren kembali bangkit, Verstappen dipaksa mengejar, dan dunia menantikan apakah Norris mampu mempertahankan mahkota juara musim depan.
