Tanggerang Selatan – Kelompok mahasiswa Program Studi Teknik Informatika Universitas Pamulang melaksanakan kegiatan Kerja Praktek di PT Tera Data Indonusa Tbk dengan mengembangkan Sistem Informasi Monitoring Operator Produksi Berbasis Web. Kegiatan ini dilmulai pada bulan maret sampai juni sebagai bentuk penerapan ilmu teknologi informasi untuk mendukung digitalisasi proses administrasi dan monitoring sumber daya manusia di lingkungan produksi.
Kegiatan ini dilaksanakan oleh kelompok Kerja Praktek yang terdiri dari Akbar Rusmanto sebagai ketua, serta Abdul Kholik dan Sheril Lestari sebagai anggota. Kegiatan ini dibimbing oleh Bapak Farizi Ilham, S.Kom., M.Kom. selaku Dosen Pembimbing dari Universitas Pamulang, serta Bapak Agung Arimbawa selaku Pembimbing Mitra dari PT Tera Data Indonusa Tbk. Dalam pelaksanaannya, kelompok melakukan observasi lapangan, wawancara dengan pihak terkait, serta analisis kebutuhan sistem untuk memahami kendala operasional yang terjadi pada proses absensi, pengajuan lembur, pemetaan kompetensi operator, dan dokumentasi surat peringatan.
Pengembangan sistem ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan perusahaan dalam meningkatkan efektivitas monitoring terhadap sekitar 180 operator produksi. Sebelumnya, beberapa proses administrasi masih berjalan secara semi-manual, seperti penggunaan fingerprint untuk absensi, pengajuan lembur berbasis dokumen fisik, pencatatan skill matrix menggunakan file terpisah, serta pengelolaan surat peringatan yang belum sepenuhnya terpusat. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan keterlambatan rekap data, kesalahan input, kehilangan dokumen, dan kurangnya visibilitas data secara real-time.
Sistem yang dikembangkan mengintegrasikan beberapa fitur utama, yaitu absensi digital berbasis face recognition dan geofencing, pengajuan lembur digital, monitoring skill matrix, serta pengelolaan surat peringatan. Sistem ini juga membagi hak akses pengguna menjadi beberapa level, yaitu karyawan, supervisor, manajer, dan HR, sehingga setiap pengguna hanya dapat mengakses fitur sesuai tanggung jawabnya.

Dalam proses pengembangannya, kelompok menerapkan metode Agile dengan kerangka kerja Scrum. Metode ini dipilih karena kebutuhan sistem di area produksi dapat berubah sesuai kondisi lapangan. Melalui tahapan product backlog, sprint planning, sprint execution, dan sprint review, pengembangan dilakukan secara bertahap agar setiap modul dapat diuji, dievaluasi, dan diperbaiki berdasarkan masukan pengguna
.
Melalui kegiatan Kerja Praktek ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman langsung dalam pengembangan sistem informasi berbasis web, tetapi juga memahami pentingnya teknologi digital dalam mendukung efisiensi operasional perusahaan manufaktur. Sistem ini diharapkan dapat menjadi solusi awal untuk mempercepat proses administrasi, meningkatkan akurasi data, serta mendukung pengambilan keputusan berbasis informasi yang lebih real-time.

