Judul Kerja Praktek: “Implementasi Sistem Informasi Pemesanan pada Mie Ayam Bakso Pangsit JQ Berbasis Website Menggunakan Metode Waterfall”
Sebuah usaha kuliner rumahan di kawasan Cibubur, Jakarta Timur, kini tampil lebih modern. Mie Ayam Bakso Pangsit JQ, yang selama ini melayani pelanggan dengan cara mencatat pesanan secara manual, kini telah memiliki sistem pemesanan online berbasis website. Sistem tersebut dibangun oleh tiga mahasiswa Program Studi Teknik Informatika, Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Pamulang, yaitu Muhammad Farhan Fadilah, Muhammad Fizram, dan Syahla Syifa Thahirah.
Pembangunan sistem ini merupakan bagian dari program Kerja Praktek mahasiswa yang berlangsung selama tiga bulan, dengan pendampingan dari dosen pembimbing Joko Priambodo, S.Kom., M.M., M.Kom.

Gambar 2. Mahasiswa berdiskusi dengan pemilik Mie Ayam Bakso Pangsit JQ terkait kebutuhan sistem
Berawal dari Pencatatan Manual
Selama ini, pencatatan pesanan secara manual kerap menjadi sumber masalah bagi pemilik usaha. Kesalahan catat, data yang tercecer, hingga laporan penjualan yang sulit disusun menjadi keluhan yang sering muncul, terutama saat warung sedang ramai pengunjung.
Dibangun dengan Metode Waterfall
Melihat kondisi tersebut, tim mahasiswa merancang sebuah sistem informasi pemesanan dari nol menggunakan metode Waterfall, sebuah pendekatan pengembangan perangkat lunak yang berjalan secara bertahap, mulai dari analisis kebutuhan, perancangan, pembuatan sistem, pengujian, hingga pemeliharaan. Dari sisi teknis, sistem ini dibangun dengan bahasa pemrograman PHP dan basis data MySQL, sementara tampilan antarmukanya dirancang menggunakan HTML, CSS, dan JavaScript.
Tampilan Pemesanan untuk Pelanggan
Bagi pelanggan, sistem ini hadir dalam bentuk tampilan pemesanan yang dapat diakses langsung melalui ponsel. Pelanggan cukup membuka website untuk memilih menu, mulai dari Mie Ayam, Mie Yamin, Minuman, hingga berbagai pilihan topping, tanpa perlu menunggu pencatatan secara manual.

Gambar 3. Tampilan pemesanan menu pada sistem berbasis website
Dashboard untuk Pemilik Usaha
Di sisi lain, pemilik usaha dibekali dengan dashboard khusus untuk mengelola operasional warung secara digital. Melalui dashboard ini, pemilik dapat menambah dan mengedit daftar menu, mengatur kategori, memantau pesanan yang masuk, hingga melihat rekap dan rincian transaksi penjualan secara real-time.

Gambar 4. Tampilan dashboard
Dilengkapi dengan Pelatihan untuk Pemilik dan Karyawan
Setelah sistem selesai dibangun, mahasiswa juga memberikan pelatihan singkat kepada pemilik dan karyawan agar dapat mengoperasikan sistem dengan lancar dalam kegiatan sehari-hari.

Gambar 5. Pelatihan penggunaan sistem kepada pemilik dan karyawan
Dengan adanya sistem ini, proses pemesanan menjadi lebih cepat dan praktis, sementara pemilik usaha dapat mengelola data penjualan dengan lebih rapi dan akurat. Kehadiran sistem ini menjadi salah satu contoh bagaimana mahasiswa dapat turut berperan dalam mendorong digitalisasi usaha kecil, sekaligus menerapkan ilmu yang telah dipelajari di bangku kuliah untuk membantu menyelesaikan persoalan nyata di lapangan.
