
Jakarta – Dalam upaya meningkatkan efisiensi dan kualitas pelayanan, Booster Coffee JKT, sebuah kafe modern di Jakarta Barat, kini melangkah menuju digitalisasi operasional. Melalui program Kerja Praktek yang dilakukan oleh mahasiswa Teknik Informatika Universitas Pamulang, sebuah dashboard aplikasi kasir dan sistem manajemen meja berbasis web telah berhasil dirancang.
Menjawab Tantangan Operasional
Sebelumnya, Booster Coffee masih mengandalkan sistem semi-manual untuk pencatatan transaksi dan pengelolaan meja. Kondisi ini sering kali menimbulkan berbagai kendala operasional, di antaranya:
- Tingginya risiko kesalahan pencatatan transaksi karena masih dilakukan secara manual.
- Pengelolaan data meja yang tidak terstruktur, sehingga menyulitkan pemantauan penggunaan meja secara real-time.
- Keterbatasan dalam penyajian laporan penjualan yang cepat dan akurat, yang berdampak pada pengambilan keputusan manajemen.

Solusi Digital: Sistem Terintegrasi
Penelitian ini menghasilkan perancangan sistem yang berfokus pada integrasi proses bisnis untuk meminimalisir kesalahan manusia (human error). Sistem yang dikembangkan memiliki beberapa fitur utama, yakni:
- Aplikasi Kasir (POS): Memungkinkan pencatatan transaksi dilakukan secara otomatis dan terintegrasi.
- Manajemen Data Meja: Membantu staf memantau status meja (kosong, terisi, atau perlu dibersihkan) secara real-time.
- Laporan Penjualan: Menyediakan data transaksi harian, mingguan, hingga bulanan yang akurat.
- Monitoring Inventaris: Membantu memantau stok bahan baku dan memberikan notifikasi otomatis jika stok menipis.
Sistem ini dibangun menggunakan framework Laravel dengan pola arsitektur Model-View-Controller (MVC), yang memastikan aplikasi memiliki struktur yang kuat, aman, dan skalabel.

Harapan bagi Pertumbuhan Bisnis
Dengan implementasi sistem ini, Booster Coffee diharapkan dapat meningkatkan kinerja operasional serta memberikan pelayanan yang lebih responsif kepada pelanggan. Ke depannya, sistem ini masih memiliki potensi pengembangan, seperti penambahan metode pembayaran digital (QRIS, e-wallet), integrasi dengan pemesanan online, hingga penerapan analisis Business Intelligence untuk mendukung strategi bisnis perusahaan yang lebih tajam.