
Tangerang Selatan – Mahasiswa Program Studi Teknik Informatatika Universitas Pamulang berhasil mengembangkan Sistem Supply Chain Management (SCM) berbasis web yang mengintegrasikan modul procurement, inventory management, serta AI Agent Telegram pada CV Awan Innovations. Pengembangan sistem ini merupakan implementasi kegiatan Kerja Praktik yang bertujuan mendukung digitalisasi proses pengadaan barang dan pengelolaan persediaan agar lebih efisien, akurat, dan terintegrasi.
CV Awan Innovations merupakan perusahaan yang bergerak di bidang teknologi dan pengembangan solusi digital. Dalam aktivitas operasionalnya, perusahaan membutuhkan sistem yang mampu mengelola proses rantai pasok secara terpusat, mulai dari pengadaan bahan baku, pengelolaan stok, hingga komunikasi dengan vendor. Sebelum sistem dikembangkan, beberapa proses administrasi masih dilakukan secara manual sehingga berpotensi menimbulkan keterlambatan, kesalahan pencatatan, serta kurang optimalnya pemantauan stok secara real-time.
Menjawab kebutuhan tersebut, mahasiswa merancang sebuah Supply Chain Management System berbasis web menggunakan ReactJS sebagai framework antarmuka, Tailwind CSS untuk desain antarmuka yang responsif, serta Supabase sebagai layanan basis data dan backend. Pengembangan sistem dilakukan menggunakan metode Waterfall, yang meliputi tahapan analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi, pengujian, hingga pemeliharaan sehingga menghasilkan aplikasi yang terstruktur dan sesuai dengan kebutuhan operasional perusahaan.
Sistem yang dikembangkan menyediakan berbagai modul utama, di antaranya manajemen item, kategori barang, Bill of Material (BOM), supplier, purchase order, approval berjenjang, serta good receipt atau penerimaan barang. Seluruh modul saling terintegrasi sehingga proses pengadaan dapat dipantau secara menyeluruh mulai dari permintaan pembelian hingga barang diterima dan masuk ke dalam stok perusahaan.
Dalam pengelolaan persediaan, sistem menerapkan metode First In First Out (FIFO) untuk memastikan barang yang pertama masuk menjadi barang yang pertama digunakan atau didistribusikan. Penerapan metode ini membantu perusahaan menjaga kualitas persediaan, mengurangi risiko penumpukan stok lama, serta meningkatkan akurasi nilai inventaris yang dimiliki perusahaan.
Salah satu inovasi utama dalam sistem ini adalah integrasi AI Agent Telegram yang memungkinkan pengguna memperoleh informasi mengenai stok barang, status pengadaan, hingga notifikasi persetujuan secara real-time melalui aplikasi Telegram. Dengan fitur tersebut, administrator maupun manajemen tidak perlu selalu membuka dashboard utama untuk memantau kondisi operasional karena informasi penting dapat diterima secara otomatis melalui perangkat seluler.

Selain itu, sistem juga dilengkapi Vendor Portal yang memungkinkan pemasok melihat daftar Purchase Order (PO), melakukan konfirmasi pesanan, maupun memberikan penolakan beserta alasan apabila terdapat ketidaksesuaian. Mekanisme ini mempercepat komunikasi antara perusahaan dan vendor sekaligus meningkatkan transparansi dalam proses pengadaan barang. Di sisi administrator, tersedia fitur approval, reject purchase order, serta good receipt yang mendukung proses pengelolaan transaksi secara lebih terstruktur dan terdokumentasi.
Implementasi sistem Supply Chain Management ini memberikan berbagai manfaat bagi perusahaan, antara lain meningkatkan efisiensi proses pengadaan, menjaga akurasi data persediaan, mempercepat komunikasi dengan vendor, mengurangi risiko human error, serta mendukung pengambilan keputusan melalui informasi yang tersedia secara real-time. Digitalisasi rantai pasok juga membantu perusahaan menciptakan proses bisnis yang lebih transparan, adaptif, dan berorientasi pada peningkatan produktivitas.
Melalui pengembangan Sistem Supply Chain Management berbasis web dengan integrasi AI Agent Telegram ini, mahasiswa Universitas Pamulang menunjukkan kontribusi nyata dalam menghadirkan solusi teknologi informasi yang inovatif bagi dunia industri. Kolaborasi antara perguruan tinggi dan dunia usaha diharapkan dapat terus menghasilkan berbagai inovasi digital yang mampu meningkatkan daya saing perusahaan sekaligus mempercepat transformasi industri menuju ekosistem bisnis yang modern dan berkelanjutan.
