Prabowo Subianto Kerahkan Bantuan Skala Besar untuk Penanganan Bencana di Aceh, Sumut & Sumbar

Pada Jumat, 28 November 2025,

Pemerintah mengerahkan operasi bantuan terpadu untuk wilayah-wilayah yang terdampak bencana di tiga provinsi. Sebuah pesawat angkut militer diberangkatkan dari Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, menuju bandara-bandara terdekat di daerah terdampak, termasuk Bandara Banda Aceh dan Lhokseumawe di Aceh, Bandara Silangit di Sumatera Utara, serta Bandara Minangkabau di Sumatera Barat.

Operasi ini diperkuat dengan pengerahan 9 unit helikopter, 5 pesawat angkut militer, dan 4 kapal pengangkut bantuan melalui jalur laut. Di antara armada tersebut, dua kapal rumah sakit milik TNI AL disiagakan sebagai fasilitas layanan kesehatan terapung untuk menjangkau wilayah yang sulit diakses.

Selain dukungan armada, pemerintah juga mengirimkan bantuan logistik skala besar. Bantuan tersebut mencakup 3.000 paket sandang, 10.000 unit perlengkapan darurat (eprokal), 64 unit LCR, 150 set tenda darurat, 1.200 paket food family, 2 unit kompresor, serta 400 terminal internet Starlink yang dilengkapi dengan 100 unit genset dan 150 generator listrik. Ribuan paket makanan instan turut didistribusikan, termasuk 2.000 dus Indomie dan 2.000 dus Pop Mie, untuk memastikan kebutuhan pangan warga tetap terpenuhi selama masa tanggap darurat.

Koordinasi penanganan dilakukan secara terpadu oleh BNPB bersama tim gabungan di lapangan. Sejumlah posko daerah di tiga provinsi terdampak telah diaktifkan sebagai pusat distribusi bantuan medis, logistik, dan layanan bagi masyarakat.

Presiden menegaskan bahwa keselamatan warga merupakan prioritas utama. Ia meminta agar penyaluran bantuan dilakukan secara tepat sasaran, transparan, dan dipantau secara berkala. Dengan keterlibatan penuh TNI dan dukungan sumber daya dari pemerintah pusat, langkah respons darurat ini diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan serta meminimalkan dampak lanjutan yang mungkin timbul.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *