
Tim mahasiswa Universitas Pamulang bersama pihak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Al-rusyda saat implementasi Sistem Informasi Monitoring Persediaan dan Penggunaan Bahan Baku Makanan.
TANGERANG SELATAN – Tiga mahasiswa Universitas Pamulang (Unpam) berhasil mengembangkan dan menerapkan Sistem Informasi Monitoring Persediaan dan Penggunaan Bahan Baku Makanan Berbasis Web pada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Al-rusyda sebagai bagian dari kegiatan Kerja Praktik (KP) yang berlangsung pada 30 Maret hingga 4 Juni 2026.
Mahasiswa yang terlibat dalam pengembangan sistem tersebut adalah Filius Deivivi, Daffa Arifta Eryana, dan Arya Wicaksono di bawah bimbingan Maulana Ardhiansyah, S.Kom., M.Kom. Program ini dilaksanakan sebagai bentuk kontribusi mahasiswa dalam mendukung digitalisasi administrasi instansi sekaligus meningkatkan efektivitas pengelolaan operasional gudang logistik dan dapur gizi.
Berdasarkan hasil observasi dan wawancara yang dilakukan di SPPG Yayasan Al-rusyda, proses pencatatan logistik dan monitoring persediaan bahan baku makanan sebelumnya masih dilakukan secara konvensional menggunakan rekapitulasi manual pada Microsoft Excel. Metode tersebut dinilai kurang efektif karena membutuhkan waktu yang cukup lama dalam proses pelaporan, rawan terjadi kesalahan pengetikan (human error), serta menyulitkan pemantauan ketersediaan stok secara real-time untuk kebutuhan produksi pangan harian.
Melihat kondisi tersebut, tim mahasiswa Universitas Pamulang merancang dan membangun Sistem Informasi Monitoring Persediaan Berbasis Web. Aplikasi ini dilengkapi dengan fitur form untuk mengelola barang masuk, pencatatan otomatis waktu input (timestamp), pendataan identitas petugas penerima (PIC), hingga fitur kalkulasi pemotongan stok otomatis dan indikator stok kritis pada halaman dashboard. Melalui sistem ini, admin akuntan dan pimpinan dapat memantau keluar-masuknya bahan baku makanan secara transparan serta langsung mengunduh rekapitulasi laporan dalam bentuk berkas (.xlsx).
“Sistem informasi monitoring berbasis web ini bertujuan membantu fungsi administrasi Akuntan/Staff Administrasi dalam memantau sisa stok secara otomatis tanpa perlu melakukan rekap manual satu per satu di Microsoft Excel,”
ujar Daffa Arifta Eryana, salah satu perwakilan mahasiswa tim pengembang.
Menurut dosen pembimbing, Maulana Ardhiansyah, S.Kom., M.Kom., kegiatan Kerja Praktik merupakan momentum penting bagi mahasiswa untuk mengintegrasikan teori yang diperoleh selama perkuliahan dengan praktik langsung di dunia kerja.
“Melalui Kerja Praktik, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman profesional, tetapi juga belajar beradaptasi dengan lingkungan kerja, mengembangkan kemampuan komunikasi, serta meningkatkan keterampilan pemecahan masalah yang dibutuhkan di era digital saat ini,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa Rancang Bangun Sistem Informasi Monitoring Persediaan dan Penggunaan Bahan Baku Makanan Berbasis Web pada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Al-rusyda menjadi contoh nyata bagaimana mahasiswa dapat menerapkan kompetensi yang diperoleh selama perkuliahan untuk menghasilkan solusi teknologi yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat dan institusi.
Penerapan sistem ini diharapkan mampu membantu SPPG Yayasan Al-rusyda dalam meningkatkan efektivitas pengelolaan persediaan gudang gizi, meminimalkan kesalahan administrasi, serta mempercepat proses penyusunan laporan persediaan bahan baku makanan. Selain memberikan manfaat bagi instansi, kegiatan Kerja Praktik ini juga menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan teknik dan profesional melalui pengalaman langsung di dunia kerja.
Melalui kolaborasi antara perguruan tinggi dan instansi pelayanan sosial, pemanfaatan teknologi informasi diharapkan dapat terus berkembang dan memberikan dampak positif bagi peningkatan kualitas tata kelola administrasi di Indonesia.