Tangerang Selatan – Mahasiswa Program Studi Teknik Informatika Universitas Pamulang yang terdiri dari Hisyam Santoso selaku ketua kelompok, Dewi Intan Mayangsari, dan Rio Adiguna melaksanakan kegiatan Kerja Praktik (KP) di SMK Islamiyah Ciputat. Kegiatan ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan serta merancang sistem informasi perpustakaan berbasis web guna mendukung digitalisasi layanan perpustakaan sekolah.
Program Kerja Praktik ini merupakan salah satu bentuk implementasi ilmu yang telah diperoleh selama perkuliahan sekaligus sebagai upaya memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan teknologi informasi di lingkungan pendidikan. Melalui kegiatan observasi dan wawancara, mahasiswa melakukan identifikasi terhadap proses bisnis yang berjalan di perpustakaan sekolah.
Berdasarkan hasil wawancara dengan pihak sekolah, diketahui bahwa perpustakaan SMK Islamiyah Ciputat memiliki peran penting dalam menunjang kegiatan belajar mengajar. Perpustakaan tidak hanya menjadi tempat penyedia sumber belajar, tetapi juga menjadi sarana untuk meningkatkan budaya literasi di kalangan siswa.

Saat ini, proses pengelolaan perpustakaan masih dilakukan secara manual. Pencatatan data buku, peminjaman, pengembalian, serta pendataan anggota perpustakaan masih menggunakan buku besar. Kondisi tersebut menyebabkan proses administrasi membutuhkan waktu lebih lama dan berpotensi menimbulkan kesalahan pencatatan maupun kehilangan data.
Selain itu, proses pencarian informasi buku juga masih dilakukan secara konvensional. Siswa harus datang langsung ke perpustakaan untuk mengetahui ketersediaan buku yang dibutuhkan. Petugas perpustakaan juga harus melakukan pengecekan data secara manual ketika mencari informasi terkait koleksi maupun riwayat peminjaman buku.
Dari hasil observasi, perpustakaan SMK Islamiyah Ciputat memiliki koleksi sekitar seribu buku yang dapat dimanfaatkan oleh seluruh warga sekolah. Namun demikian, pengelolaan koleksi tersebut masih menghadapi berbagai kendala, seperti kesulitan dalam pengecekan stok buku, keterlambatan pengembalian, serta proses pencarian data yang memerlukan waktu cukup lama.
Berdasarkan kebutuhan yang ditemukan, tim mahasiswa merancang sebuah sistem informasi perpustakaan berbasis web yang diharapkan mampu membantu proses pengelolaan perpustakaan secara lebih efektif dan terintegrasi. Sistem ini dirancang untuk menyediakan fitur katalog buku digital, manajemen data anggota, pengelolaan peminjaman dan pengembalian buku, serta pencatatan aktivitas perpustakaan secara terkomputerisasi.
Selain itu, sistem juga direncanakan memiliki fitur notifikasi pengingat jatuh tempo pengembalian buku sehingga dapat membantu mengurangi keterlambatan pengembalian koleksi oleh siswa. Fitur pencarian buku secara online juga diharapkan memudahkan pengguna dalam menemukan informasi koleksi yang tersedia tanpa harus melakukan pengecekan secara langsung ke perpustakaan.

Menurut dosen pembimbing, Maulana Ardhiansyah, S.Kom., M.Kom, kegiatan Kerja Praktik merupakan momentum penting bagi mahasiswa untuk mengintegrasikan teori yang diperoleh selama perkuliahan dengan praktik langsung di dunia kerja. “Melalui Kerja Praktik, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman profesional, tetapi juga belajar beradaptasi dengan lingkungan kerja, mengembangkan kemampuan komunikasi, serta meningkatkan keterampilan pemecahan masalah yang dibutuhkan di era digital saat ini,” ujarnya.
Pihak sekolah menyambut baik inisiatif pengembangan sistem informasi perpustakaan tersebut. Sekolah berharap sistem yang dikembangkan nantinya dapat menjadi media informasi yang mudah diakses oleh siswa, guru, maupun staf dalam memperoleh informasi mengenai koleksi buku yang tersedia di perpustakaan.
Dengan adanya sistem berbasis web, proses pengelolaan data perpustakaan diharapkan menjadi lebih cepat, akurat, dan efisien. Digitalisasi layanan perpustakaan juga diharapkan mampu meningkatkan minat siswa dalam memanfaatkan fasilitas perpustakaan sebagai sumber pembelajaran dan pengembangan wawasan.

Melalui kegiatan Kerja Praktik ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman dalam menganalisis kebutuhan sistem di dunia nyata, tetapi juga berkesempatan memberikan solusi teknologi yang dapat memberikan manfaat langsung bagi institusi pendidikan. Kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah diharapkan dapat terus mendorong lahirnya inovasi yang mendukung transformasi digital di sektor pendidikan.
