“Transformasi Digital Pendidikan Melalui Sistem Absensi QR Code berbasis web Karya Mahasiswa Teknik Informatika Universitas Pamulang”.

Tangerang Selatan – Dalam upaya mendukung transformasi digital di lingkungan pendidikan, tiga mahasiswa Program Studi Teknik Informatika, yaitu Muhammad Azwar Syakib, Muhammad Azfa, dan Irsyad Hammam Deedat, berhasil merancang dan mengimplementasikan Sistem Absensi Siswa Berbasis Web menggunakan QR Code di SDN Pondok Jagung 05. 

Kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan Kerja Praktik yang bertujuan mengaplikasikan ilmu dan keterampilan yang diperoleh selama perkuliahan ke dalam dunia kerja nyata.

Perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat menuntut berbagai institusi, termasuk sekolah, untuk beradaptasi dengan sistem digital yang lebih efektif dan efisien. Salah satu aspek penting dalam administrasi sekolah adalah pengelolaan data kehadiran siswa. Proses absensi yang masih dilakukan secara manual sering kali memerlukan waktu yang cukup lama, berpotensi menimbulkan kesalahan pencatatan, serta menyulitkan proses rekapitulasi data.

Berangkat dari kebutuhan tersebut, tim mahasiswa mengembangkan sebuah sistem absensi berbasis web yang memanfaatkan teknologi Quick Response Code (QR Code) sebagai media pencatatan kehadiran siswa. Sistem ini memungkinkan proses absensi dilakukan secara cepat melalui pemindaian QR Code yang dimiliki oleh setiap siswa. Data kehadiran yang berhasil dipindai akan langsung tersimpan ke dalam database dan dapat diakses secara real-time oleh pihak sekolah.

Sistem yang dikembangkan memiliki berbagai fitur yang dirancang sesuai kebutuhan sekolah, antara lain pengelolaan data siswa, pengelolaan data kelas, proses absensi berbasis QR Code, monitoring kehadiran siswa, serta pembuatan laporan absensi yang dapat diunduh dan dicetak dengan mudah. Dengan adanya sistem ini, proses administrasi kehadiran menjadi lebih terstruktur, efisien, dan akurat.

Sebagai bentuk implementasi dan pengenalan sistem kepada pengguna, tim mahasiswa mengadakan kegiatan presentasi dan demonstrasi langsung di hadapan Kepala Sekolah serta dewan guru SDN Pondok Jagung 05. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa memaparkan latar belakang pengembangan sistem, tahapan perancangan, fitur-fitur yang tersedia, hingga simulasi penggunaan sistem secara langsung.

Presentasi berlangsung dengan antusias dan mendapat tanggapan positif dari pihak sekolah. Para guru dapat melihat secara langsung bagaimana sistem bekerja mulai dari proses login, pengelolaan data siswa, pemindaian QR Code, hingga penyajian laporan absensi secara otomatis. Kehadiran sistem ini diharapkan dapat membantu sekolah dalam meningkatkan kualitas pengelolaan administrasi serta mendukung penerapan teknologi digital dalam kegiatan operasional sehari-hari.

Muhammad Azwar Syakib selaku anggota tim menyampaikan bahwa proyek ini merupakan pengalaman berharga karena memberikan kesempatan untuk menerapkan ilmu yang telah dipelajari di bangku kuliah dalam menyelesaikan permasalahan nyata di lingkungan pendidikan.

“Melalui kegiatan Kerja Praktik ini, kami dapat memahami secara langsung kebutuhan pengguna serta mengimplementasikan solusi berbasis teknologi yang diharapkan dapat memberikan manfaat bagi sekolah. Kami berharap sistem yang kami kembangkan dapat membantu meningkatkan efektivitas pengelolaan absensi siswa di SDN Pondok Jagung 05,” ujar Muhammad Azwar Syakib.

Sementara itu, Muhammad Azfa menambahkan bahwa pengembangan sistem dilakukan dengan mempertimbangkan kemudahan penggunaan bagi guru dan staf sekolah sehingga sistem dapat dioperasikan tanpa membutuhkan proses adaptasi yang rumit.

“Fokus utama kami adalah menciptakan sistem yang sederhana, mudah digunakan, namun tetap memiliki fungsi yang optimal. Dengan adanya QR Code, proses absensi menjadi lebih cepat dan data yang dihasilkan lebih akurat dibandingkan metode pencatatan manual,” jelas Muhammad Azfa.

Di sisi lain, Irsyad Hammam Deedat menekankan pentingnya kolaborasi antara dunia pendidikan dan perguruan tinggi dalam mendorong pemanfaatan teknologi informasi.

“Kami berharap kerja sama seperti ini dapat terus terjalin sehingga mahasiswa dapat memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat melalui penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi. Selain itu, sekolah juga dapat memperoleh solusi digital yang sesuai dengan kebutuhannya,” ungkap Irsyad Hammam Deedat.

Kepala SDN Pondok Jagung 05 beserta seluruh dewan guru menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan kontribusi yang diberikan oleh tim mahasiswa selama pelaksanaan Kerja Praktik. Sistem yang telah diserahkan diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal dan menjadi langkah awal menuju digitalisasi administrasi sekolah yang lebih modern.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman profesional dalam pengembangan perangkat lunak, tetapi juga berkontribusi dalam mendukung peningkatan kualitas layanan pendidikan melalui pemanfaatan teknologi informasi. Proyek ini menjadi bukti bahwa inovasi digital dapat memberikan solusi nyata bagi kebutuhan administrasi sekolah sekaligus memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan dunia pendidikan.

Dokumentasi kegiatan menunjukkan momen presentasi dan demonstrasi sistem oleh tim mahasiswa kepada pihak sekolah, serta proses serah terima hasil pengembangan Sistem Absensi Siswa Berbasis Web menggunakan QR Code yang telah berhasil diimplementasikan di SDN Pondok Jagung 05.

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *