TNI AD Berikan Klarifikasi Terkait Kehadiran Danrem dan Pengawalan dalam Ajang Jogja Marathon

Penulis: Fajar alamin

JAKARTA, 22 Juni 2026 – Markas Besar TNI Angkatan Darat (Mabesad) melalui Kepala Dinas Penerangan TNI AD (Kadispenad) memberikan penjelasan resmi terkait beredarnya informasi mengenai Komandan Korem (Danrem) yang dikawal oleh ajudan tanpa menggunakan nomor dada (bib) dalam kegiatan Jogja Marathon.

Klarifikasi ini disampaikan sebagai bentuk transparansi institusi dalam menanggapi sorotan publik dan warganet di media sosial.

Penjelasan Mengenai Prosedur Pengawalan

Dalam keterangannya, pihak TNI AD menjelaskan bahwa kehadiran Danrem dalam ajang Jogja Marathon merupakan bentuk dukungan nyata terhadap kegiatan olahraga yang mempromosikan pariwisata dan gaya hidup sehat di Yogyakarta. Terkait keberadaan ajudan yang mendampingi tanpa menggunakan bib, TNI AD memberikan beberapa poin penting:

  • Pengawalan yang dilakukan merupakan bagian dari prosedur pengamanan melekat yang tetap harus dijalankan terhadap pejabat militer, guna memastikan keamanan dan kelancaran kegiatan di tengah keramaian.
  • Kehadiran ajudan yang tidak mengenakan bib tersebut karena yang bersangkutan tidak berstatus sebagai peserta lomba, melainkan menjalankan tugas kedinasan untuk mendampingi pimpinan selama berada di lokasi acara.
  • Pihak TNI AD menyatakan bahwa kehadiran Danrem tidak bermaksud untuk mencederai aturan atau etika perlombaan, dan pihaknya sangat menghormati ketentuan yang ditetapkan oleh panitia penyelenggara Jogja Marathon.

Komitmen terhadap Ketertiban

TNI AD menegaskan komitmennya untuk selalu menjunjung tinggi kedisiplinan dan menghormati norma-norma yang berlaku di masyarakat, termasuk dalam kegiatan umum seperti event lari maraton. Pihak TNI AD juga menyampaikan apresiasi kepada panitia Jogja Marathon yang telah menyelenggarakan kegiatan dengan baik dan sukses.

Institusi TNI AD senantiasa terbuka terhadap kritik dan masukan konstruktif dari masyarakat demi menjaga hubungan baik serta profesionalisme prajurit di lapangan. Ke depannya, TNI AD akan melakukan evaluasi internal agar setiap kegiatan yang melibatkan personel dapat berjalan dengan lebih selaras bersama ketentuan teknis di lapangan.

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *