Penguatan Koperasi Desa Perlu Didukung Sistem Digital untuk Tingkatkan Efisiensi Layanan

Penulis: Fajar alamin

Tangerang Selatan, Juli 2026 – Ramainya pembahasan mengenai pembangunan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih hingga menjangkau kawasan pegunungan menunjukkan besarnya perhatian masyarakat terhadap program penguatan ekonomi desa yang tengah dijalankan pemerintah. Kehadiran koperasi di berbagai wilayah diharapkan mampu menjadi pusat aktivitas ekonomi, distribusi barang, serta pemasaran produk masyarakat secara lebih luas.

Namun, di tengah semakin berkembangnya aktivitas koperasi dan perdagangan desa, pemanfaatan teknologi informasi menjadi kebutuhan yang tidak dapat diabaikan. Sistem digital dinilai mampu membantu pengelolaan data, mempercepat pelayanan, serta meningkatkan transparansi dalam operasional usaha.

Melihat kebutuhan tersebut, mahasiswa Program Studi Teknik Informatika Universitas Pamulang mengembangkan Sistem E-Catalogue Penjualan Bahan Bangunan Berbasis Web pada CV. Doa Ibu sebagai bagian dari pelaksanaan Kerja Praktik. Sistem ini dirancang untuk mengubah proses penjualan yang sebelumnya masih dilakukan secara manual menjadi layanan berbasis digital yang lebih cepat dan efisien.

Sebelum sistem dikembangkan, pelanggan harus datang langsung ke toko atau menghubungi pihak perusahaan melalui telepon maupun WhatsApp untuk memperoleh informasi produk. Selain itu, perubahan harga dan stok sering kali belum dapat disampaikan secara cepat kepada pelanggan sehingga berpotensi menghambat proses transaksi.

Melalui website yang dibangun, pelanggan kini dapat mengakses katalog produk secara online, mencari material berdasarkan kategori, melihat informasi harga dan stok, hingga melakukan pemesanan dengan mudah melalui integrasi WhatsApp. Seluruh data pesanan tersimpan secara otomatis pada database sehingga memudahkan admin dalam mengelola transaksi dan memantau aktivitas penjualan secara real-time.

Di sisi pengelola, sistem menyediakan dashboard administrasi yang memungkinkan pengelolaan produk, kategori, inventaris, serta data pelanggan dilakukan dalam satu platform. Dengan dukungan teknologi Supabase sebagai backend berbasis PostgreSQL, setiap perubahan data dapat langsung tersinkronisasi sehingga informasi yang ditampilkan selalu terbaru.

Implementasi teknologi semacam ini dinilai relevan dengan pengembangan koperasi modern yang membutuhkan pengelolaan data secara cepat, akurat, dan transparan. Digitalisasi tidak hanya membantu meningkatkan efisiensi operasional, tetapi juga membuka peluang perluasan pasar melalui media daring sehingga produk dapat dikenal oleh masyarakat yang lebih luas.

Pengujian sistem menggunakan metode Black Box Testing menunjukkan seluruh fitur utama berjalan sesuai dengan kebutuhan pengguna. Mulai dari akses halaman utama, pencarian produk, filter kategori, registrasi pengguna, login, hingga proses pemesanan berhasil berfungsi dengan baik tanpa kendala berarti.

Ke depan, sistem masih dapat dikembangkan melalui integrasi pembayaran digital, layanan perhitungan ongkos kirim otomatis, notifikasi transaksi, hingga optimalisasi SEO agar mampu meningkatkan visibilitas usaha di mesin pencari. Pengembangan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi pelaku usaha maupun koperasi yang ingin melakukan transformasi digital.

Melalui inovasi ini, mahasiswa Universitas Pamulang menunjukkan bahwa pemanfaatan teknologi informasi tidak hanya menjadi kebutuhan perusahaan besar, tetapi juga dapat diterapkan pada usaha skala lokal maupun koperasi desa. Dengan sistem digital yang terintegrasi, pelaku usaha memiliki peluang lebih besar untuk meningkatkan kualitas pelayanan, memperluas pasar, dan mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *