
TANGERANG SELATAN — Di tengah masifnya arus transformasi digital nasional, tiga mahasiswa Program Studi Teknik Informatika, Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Pamulang (UNPAM) berhasil menciptakan terobosan nyata dengan mengembangkan aplikasi website company profile dan sistem pemesanan langsung interaktif untuk Toko Dimsum Dimbacksoww. Langkah taktis ini menjadi solusi konkret dalam mendongkrak identitas merek (branding) serta membuka transparansi akses informasi bagi pelaku usaha kuliner lokal.
Proyek berskala industri berskala mikro ini digagas oleh tim mahasiswa yang beranggotakan Fadhel Rizky Annaafi, Muhammad Emillul Fata Reyno, dan Tri Wahyuni Lestari di bawah bimbingan intensif dosen pembimbing Suryaningrat, S.Kom., M.Kom. Pelaksanaan kerja praktik yang berlangsung secara intensif selama empat bulan ini resmi merampungkan fase implementasi dan serah terima sistem secara penuh pada tanggal 10 Juli 2026.
Inovasi ini berawal dari permasalahan mendasar yang dihadapi oleh Toko Dimsum Dimbacksoww yang berlokasi di Cipondoh, Kota Tangerang. Sang pemilik usaha, Ari Bagas Pratama, S.T., mengakui bahwa selama ini penyebaran informasi menu, harga, hingga lokasi fisik tokonya masih sangat bergantung pada media sosial konvensional yang belum terintegrasi secara profesional. Hal ini kerap menimbulkan asimetri informasi dan memicu keluhan dari para calon pelanggan baru yang kesulitan menemukan rincian varian produk.
“Kendalanya selama ini ada pada distribusi informasi ke calon konsumen baru. Kami masih manual sekali, hanya lewat media sosial dan itu pun belum terurus 100 persen. Akibatnya, kami sering menerima komplain karena pelanggan kesulitan mencari rincian menu dan lokasi pasnya.”
— Ari Bagas Pratama, S.T. (Owner Toko Dimsum Dimbacksoww)
Merespons kendala tersebut, tim pengembang UNPAM mengadopsi rekayasa perangkat lunak dengan Metode Waterfall (Model Air Terjun) secara disiplin dan sekuensial. Siklus hidup pengembangan dieksekusi bertahap mulai dari analisis kebutuhan fungsional-nonfungsional, perancangan cetak biru (blueprint) menggunakan Unified
Portal Berita UNPAM • Juli 2026 Halaman 1
Modeling Language (UML), dekomposisi arsitektur basis data relasional hingga memenuhi kriteria Bentuk Normal Ketiga (3NF), hingga tahap pengkodean dan pengujian sistem.
Secara teknis, platform web ini dibangun menggunakan pondasi kokoh Node.js di sisi server (backend) untuk menangani arsitektur logika bisnis dan keamanan data melalui middleware kustom. Di sisi antarmuka (frontend), kolaborasi Vanilla HTML, CSS, dan JavaScript murni berhasil melahirkan tampilan visual yang elegan dengan skema modern dark mode beraksen emas-jingga yang disesuaikan secara estetis dengan karakteristik industri kuliner.
Aplikasi ini terbagi menjadi dua subsistem utama: Public Subsystem yang memanjakan pelanggan dengan katalog menu berbasis grid card layout, galeri produk beresolusi tinggi, formulir umpan balik (feedback), serta fitur unggulan “Pesan Sekarang” yang dilengkapi algoritma kalkulasi kuantitas otomatis untuk mempercepat transaksi secara real-time. Di sisi lain, Private Subsystem (Dashboard Admin) hadir untuk memberikan otonomi penuh bagi pengelola toko dalam mengelola manipulasi data (CRUD) produk, memvalidasi bukti pembayaran transfer, dan meninjau performa operasional tanpa perlu menyentuh kode program.
Guna menjamin keandalan sistem sebelum dilepas ke publik, platform ini telah melewati pengujian fungsionalitas ketat menggunakan metode Blackbox Testing. Sebanyak 11 skenario uji krusial — termasuk pengujian logika hitung otomatis, validasi kolom wajib formulir, mekanisme keamanan gerbang login admin, hingga teknik modifikasi berkas statis lokal (file patching) — dieksekusi secara presisi dan seluruhnya dinyatakan berstatus VALID dengan tingkat keberhasilan sempurna.
Ketua Program Studi Teknik Informatika UNPAM, Dr. Eng Ahmad Musyafa, S.Kom., M.Kom., bersama Dosen Penguji Saprudin, S.Kom., M.Kom., memberikan apresiasi tinggi terhadap hasil kerja praktik ini. Platform digital ini dinilai bukan hanya sekadar pemenuhan syarat akademis, melainkan sebuah produk teknologi aplikatif dan solutif yang memberikan kontribusi riil terhadap daya saing UMKM lokal di era digital ekonomi modern.