
Depok – Mahasiswa Program Studi Teknik Informatika Universitas Pamulang berhasil mengembangkan Sistem Presensi Guru Berbasis Web Menggunakan QR Code di Yayasan Bahrul Hadi Arrahmani, Depok, sebagai implementasi penerapan teknologi informasi dalam mendukung digitalisasi administrasi pendidikan. Sistem ini dirancang untuk mempermudah proses pencatatan kehadiran guru agar menjadi lebih cepat, akurat, serta mudah dikelola oleh pihak sekolah.
Perkembangan teknologi informasi telah mendorong berbagai institusi pendidikan untuk bertransformasi menuju sistem administrasi yang lebih modern. Salah satu aspek yang menjadi perhatian adalah pengelolaan data presensi guru yang memiliki peran penting dalam mendukung kedisiplinan, evaluasi kinerja, serta administrasi kepegawaian. Sebelum sistem dikembangkan, proses pencatatan dan rekapitulasi kehadiran masih memerlukan waktu yang relatif lama sehingga berpotensi menghambat proses monitoring serta penyusunan laporan kehadiran.
Sebagai solusi atas permasalahan tersebut, mahasiswa merancang sebuah aplikasi presensi berbasis web yang memanfaatkan teknologi QR Code sebagai media identifikasi kehadiran. Melalui sistem ini, guru cukup melakukan pemindaian QR Code menggunakan kamera pada perangkat yang digunakan untuk melakukan presensi masuk maupun pulang. Proses tersebut berlangsung secara otomatis sehingga pencatatan waktu kehadiran menjadi lebih praktis tanpa memerlukan perangkat pemindai khusus.
Dalam proses pengembangannya, sistem dirancang menggunakan pendekatan Unified Modeling Language (UML) yang meliputi Use Case Diagram, Activity Diagram, dan Class Diagram. Sementara itu, struktur basis data disusun menggunakan Entity Relationship Diagram (ERD) dan Logical Record Structure (LRS) agar hubungan antar data dapat dikelola secara terstruktur dan mendukung kinerja sistem secara optimal.
Sistem memiliki tiga tingkat hak akses pengguna, yaitu Administrator, Guru, dan Kepala Sekolah. Administrator bertugas mengelola data sekolah, data pengguna, tahun pelajaran, hari libur, serta rekapitulasi kehadiran. Guru dapat melakukan proses presensi melalui pemindaian QR Code, sedangkan Kepala Sekolah memperoleh akses untuk memantau dashboard serta melihat laporan kehadiran berdasarkan periode tertentu sebagai bahan evaluasi kedisiplinan tenaga pendidik.
Selain fitur presensi berbasis QR Code, aplikasi juga menyediakan fasilitas rekapitulasi absensi yang memungkinkan pihak sekolah memonitor data kehadiran guru berdasarkan periode harian, bulanan, maupun semester. Informasi mengenai jumlah kehadiran, keterlambatan, izin, sakit, hingga ketidakhadiran dapat diakses secara lebih cepat sehingga membantu proses pengambilan keputusan dalam pengelolaan sumber daya manusia di lingkungan sekolah.
Untuk memastikan seluruh fungsi aplikasi berjalan sesuai kebutuhan, sistem diuji menggunakan metode Black Box Testing. Pengujian dilakukan terhadap berbagai modul utama, seperti proses login, pengelolaan data sekolah, pengelolaan pengguna, presensi menggunakan QR Code, hingga fitur rekapitulasi absensi. Hasil pengujian menunjukkan bahwa seluruh fitur utama dapat berjalan sesuai rancangan, termasuk kemampuan sistem dalam memvalidasi QR Code yang terdaftar serta menolak kode yang tidak valid.
Pengembangan sistem ini memberikan berbagai manfaat bagi Yayasan Bahrul Hadi Arrahmani, di antaranya mempercepat proses administrasi presensi, meningkatkan akurasi pencatatan kehadiran, mempermudah proses monitoring oleh Kepala Sekolah, serta menghasilkan laporan yang lebih terstruktur. Digitalisasi proses presensi juga mampu mengurangi risiko kesalahan pencatatan yang sering terjadi pada sistem manual sekaligus meningkatkan efisiensi pengelolaan administrasi sekolah.
Ke depan, sistem masih memiliki peluang untuk terus dikembangkan melalui penambahan berbagai fitur, seperti notifikasi otomatis bagi guru yang belum melakukan presensi, perhitungan keterlambatan secara otomatis, tampilan yang lebih responsif pada perangkat mobile, fitur pencadangan data (backup), serta ekspor laporan ke dalam format PDF dan Excel. Pengembangan tersebut diharapkan semakin meningkatkan kualitas layanan administrasi pendidikan di era transformasi digital.
Melalui implementasi Sistem Presensi Guru Berbasis Web Menggunakan QR Code ini, mahasiswa Universitas Pamulang menunjukkan kontribusi nyata dalam menghadirkan solusi teknologi informasi yang mampu menjawab kebutuhan dunia pendidikan. Kolaborasi antara perguruan tinggi dan lembaga pendidikan diharapkan terus menghasilkan inovasi digital yang mendukung peningkatan kualitas tata kelola sekolah, efisiensi administrasi, serta pelayanan pendidikan yang lebih modern dan berkelanjutan.