Mahasiswa Universitas Pamulang Dorong Kemandirian Anak Asrama Melalui Program “Warung Pintar”

Tangerang Selatan – Tim Pengabdian Mahasiswa kepada Masyarakat (P(M)KM) Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Pamulang yang terdiri dari Jalaludin selaku ketua, bersama Megawati dan Evi Lusianih sebagai anggota, melaksanakan program bertajuk “Warung Pintar: Pemberdayaan Ekonomi Anak Asrama Cinta Yatim & Dhuafa Al Ikhwaniyah Melalui Pelatihan Kewirausahaan.” Program ini bertujuan membekali anak-anak asrama dengan pengetahuan dan keterampilan kewirausahaan sebagai bekal membangun kemandirian ekonomi di masa depan.

Kegiatan yang berlangsung di Asrama Cinta Yatim & Dhuafa Al Ikhwaniyah, Ciputat Timur, Tangerang Selatan, mengangkat pentingnya pengembangan jiwa wirausaha sejak dini. Melalui pendekatan edukatif dan praktik langsung, peserta diajak memahami dasar-dasar pengelolaan usaha, strategi pemasaran, manajemen stok barang, hingga pemanfaatan teknologi digital dalam menjalankan usaha sederhana.

Program “Warung Pintar” dirancang tidak hanya memberikan materi teoritis, tetapi juga menghadirkan pengalaman belajar berbasis praktik. Salah satu kegiatan utama adalah simulasi pengelolaan usaha modern, termasuk pencatatan kas sederhana, penataan produk (product display), hingga pemanfaatan aplikasi digital sebagai pendukung operasional usaha. Pendekatan ini diharapkan mampu meningkatkan pemahaman peserta secara lebih efektif sekaligus menumbuhkan rasa percaya diri untuk memulai usaha mandiri.

Selain penyampaian materi, peserta juga mengikuti praktik pembuatan produk sederhana berupa camilan Chocolate Crunchy Cereal. Melalui kegiatan tersebut, anak-anak diperkenalkan pada tahapan memilih ide usaha, menghitung modal produksi, mengemas produk secara menarik, hingga mempelajari strategi pemasaran yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Hasil pelaksanaan kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap konsep kewirausahaan, pengelolaan inventaris, penentuan harga jual, strategi pemasaran, serta pemanfaatan teknologi digital untuk mendukung operasional usaha. Antusiasme peserta terlihat selama sesi diskusi, simulasi, maupun praktik, yang menjadi indikator bahwa metode pembelajaran berbasis pengalaman mampu meningkatkan minat belajar dan motivasi berwirausaha.

Tim P(M)KM berharap program ini dapat menjadi langkah awal dalam membentuk karakter generasi muda yang mandiri, kreatif, dan inovatif. Tidak hanya memberikan wawasan mengenai dunia usaha, kegiatan ini juga mendorong peserta untuk berani melihat peluang, mengembangkan ide bisnis, serta memanfaatkan teknologi sebagai bagian dari pengembangan usaha di era digital.

Ke depan, sinergi antara perguruan tinggi dan lembaga sosial diharapkan terus diperkuat melalui program-program pemberdayaan yang berkelanjutan. Dengan pendampingan yang konsisten, anak-anak binaan diharapkan mampu mengembangkan keterampilan kewirausahaan menjadi aktivitas produktif yang memberikan manfaat bagi diri sendiri, lingkungan, maupun masyarakat luas.

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *