
Foto: Dokumentasi Tim Mahasiswa Universitas Pamulang, 2025
BOGOR, 25 Mei 2026 – Sebuah terobosan digitalisasi hadir dari kedai kopi lokal di Kabupaten Bogor. Kopi Kana, yang beralamat di Jl. Jatayu, Kecamatan Tajur Halang, kini resmi menghadirkan sistem menu digital berbasis website yang dapat diakses pelanggan hanya dengan memindai QR Code di setiap meja. Sistem ini dikembangkan oleh dua mahasiswa Program Studi Teknik Informatika Universitas Pamulang (UNPAM), Rifky Syah Fredian dan Zidan Faturrahman, dalam rangka pelaksanaan Kerja Praktek semester genap tahun ajaran 2024/2025.
Inovasi ini lahir sebagai solusi atas permasalahan yang selama ini dihadapi Kopi Kana dalam menyajikan informasi menu kepada pelanggan. Sebelum sistem ini diterapkan, Kopi Kana masih mengandalkan menu fisik berbentuk buku cetak yang memerlukan biaya penggantian setiap kali terjadi perubahan harga atau penambahan item. Dengan rata-rata 70 pelanggan yang dilayani setiap harinya dan hanya 15 meja yang tersedia, menu fisik yang jumlahnya terbatas kerap menjadi sumber ketidaknyamanan tersendiri bagi pelanggan, terutama pada jam-jam sibuk.
Selain kendala ketersediaan, menu fisik juga tidak mampu memuat informasi produk secara lengkap seperti deskripsi rasa, komposisi bahan, maupun informasi promosi yang sedang berlangsung. Kondisi ini mendorong pihak manajemen Kopi Kana untuk mencari solusi yang lebih modern, efisien, dan ramah pengguna.

Foto: Dokumentasi Tim Mahasiswa Universitas Pamulang, 2025
Rifky Syah Fredian dan Zidan Faturrahman merancang sistem website menu digital menggunakan teknologi PHP dan CSS dengan tampilan yang responsif di berbagai ukuran layar smartphone. Sistem ini mencakup beberapa halaman utama, yaitu halaman menu lengkap dengan fitur filter kategori (Kopi, Non-Kopi, dan Makanan), halaman detail produk, halaman profil usaha, serta halaman lokasi yang terintegrasi langsung dengan Google Maps.
“Pelanggan sekarang bisa lihat semua menu, harga, bahkan deskripsi minumannya hanya dari smartphone masing-masing. Tidak perlu tunggu giliran pegang menu lagi. Tinggal scan, langsung muncul,” jelas Rifky saat ditemui di lokasi kerja praktek.
Implementasi sistem ini membawa perubahan yang signifikan bagi operasional Kopi Kana. Berdasarkan perbandingan kondisi sebelum dan sesudah penerapan, informasi menu yang sebelumnya hanya memuat nama dan harga kini dapat disajikan secara lengkap disertai foto produk berkualitas tinggi dan deskripsi yang mendetail. Biaya cetak menu yang sebelumnya dikeluarkan secara rutin pun dapat ditekan secara signifikan karena pembaruan konten cukup dilakukan langsung di sistem tanpa perlu mencetak ulang.
Muhammad Syafrudin, pemilik Kopi Kana, menyambut positif hadirnya sistem baru ini. “Sebelumnya kami harus cetak ulang menu setiap ada perubahan harga, biayanya lumayan. Sekarang tinggal update di website, semua langsung berubah. Pelanggan juga senang karena bisa lihat foto minumannya sebelum pesan,” ungkap Muhammad Syafrudin.
Dosen Pembimbing Kerja Praktek, Jupron, S.Kom., M.Kom., menyatakan bahwa proyek ini merupakan contoh nyata kontribusi mahasiswa terhadap pengembangan UMKM lokal. “Proyek ini bukan hanya tentang menyelesaikan tugas akademik, tetapi tentang memberikan dampak nyata bagi pelaku usaha di sekitar kita. Teknologi sederhana namun tepat guna seperti ini justru yang paling dibutuhkan oleh UMKM kuliner agar mampu bersaing di era digital,” ujar Jupron.
Sebelum resmi diluncurkan, sistem ini telah melalui serangkaian pengujian menggunakan metode Black Box Testing pada seluruh halaman website, termasuk pengujian pemindaian QR Code menggunakan berbagai jenis smartphone berbasis Android maupun iOS. Seluruh skenario pengujian menunjukkan hasil yang valid, memastikan sistem berjalan dengan baik sebelum dinikmati oleh pelanggan Kopi Kana.
Ke depannya, sistem ini disarankan untuk dikembangkan lebih lanjut dengan penambahan fitur pemesanan online, integrasi database untuk manajemen menu yang lebih fleksibel, serta penerapan protokol keamanan HTTPS agar data pelanggan terlindungi dengan lebih baik. Kopi Kana sendiri berencana untuk terus memanfaatkan teknologi digital sebagai bagian dari strategi pengembangan bisnis jangka panjangnya.
Dengan langkah ini, Kopi Kana membuktikan bahwa inovasi digital bukan hanya milik bisnis besar. UMKM kuliner pun mampu bertransformasi dan memberikan pengalaman pelayanan yang modern kepada pelanggannya, sekaligus menjadi inspirasi bagi pelaku usaha kuliner lokal lainnya di Kabupaten Bogor dan sekitarnya.