Perkembangan teknologi digital menuntut pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk meningkatkan efisiensi operasional, terutama dalam pengelolaan dan pelaporan keuangan. Menjawab tantangan tersebut, tiga mahasiswa Program Studi Teknik Informatika Universitas Pamulang Afra Anggita Salsabila (221011450041), Ahmad Farhan (221011450485), dan Tyas Fachri Ramdhani (221011402283) dengan bimbingan dari dosen pembimbing Maulana Ardhiansyah, S.Kom., M.Kom. Program kerja praktik berlangsung dari 10 Oktober 2025 di Toko Reviveless berhasil mengembangkan serta mengimplementasikan sebuah sistem informasi berbasis web yang dirancang untuk mempermudah proses pelaporan penjualan di Toko Reviveless.
Inovasi ini merupakan bagian dari Laporan Kerja Praktik berjudul “Implementasi Sistem Informasi Berbasis Web pada Toko Reviveless untuk Mempermudah Proses Laporan Penjualan Menggunakan Metode Prototype”. Studi ini menjadi contoh nyata pemanfaatan teknologi informasi dalam mengatasi permasalahan administratif yang kerap dihadapi pelaku UMKM dalam kegiatan operasional sehari-hari.

Sebelum sistem diterapkan, Toko Reviveless diperkirakan mengalami kendala umum sebagaimana banyak UMKM lainnya, yakni pencatatan dan rekap data penjualan yang masih dilakukan secara manual atau menggunakan spreadsheet sederhana. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan kesalahan pencatatan, memperlambat penyusunan laporan berkala, serta menyulitkan pemilik usaha dalam memantau performa penjualan secara cepat dan akurat.
Untuk memastikan sistem yang dibangun sesuai dengan kebutuhan pengguna dan mudah dioperasikan, tim pengembang menerapkan metode Prototype dalam tahapan pengembangan sistem (SDLC). Metode ini dipilih karena memiliki beberapa keunggulan utama, di antaranya:
- Keterlibatan Pengguna Secara Aktif, di mana pihak Toko Reviveless berperan langsung sejak tahap awal pengembangan sehingga masukan dapat segera diakomodasi.
- Pengembangan Bertahap dan Iteratif, melalui proses pengujian dan penyempurnaan prototipe secara berulang hingga diperoleh sistem yang optimal.
- Minimasi Risiko Implementasi, karena potensi kesalahan desain dapat diidentifikasi dan diperbaiki sejak dini.

Sistem informasi berbasis web ini berfungsi sebagai pusat pengelolaan data penjualan yang terintegrasi. Pengembangan sistem difokuskan pada penyediaan akses data yang cepat serta penyajian laporan penjualan dalam format yang rapi dan terstandarisasi.
Selain rincian transaksi, laporan juga menampilkan ringkasan keuangan berupa total potensi penjualan serta total pendapatan yang telah diterima, sehingga memberikan gambaran kondisi finansial usaha secara menyeluruh pada periode tertentu.
Secara keseluruhan, penerapan Sistem Informasi Berbasis Web di Toko Reviveless berhasil mencapai tujuan yang diharapkan. Proses pelaporan penjualan menjadi lebih sistematis, cepat, dan akurat, sehingga tidak lagi menjadi beban administratif, melainkan alat pendukung pengambilan keputusan bisnis.
Keberhasilan proyek ini tidak hanya memberikan solusi konkret bagi Toko Reviveless, tetapi juga mencerminkan kontribusi nyata mahasiswa Teknik Informatika dalam mendukung digitalisasi UMKM. Ke depannya, sistem ini diharapkan dapat terus dikembangkan dengan penambahan fitur yang lebih lanjut guna menunjang pertumbuhan dan keberlanjutan usaha Toko Reviveless
