KOTA TANGERANG – Tata kelola administrasi dan keuangan tingkat Rukun Tetangga (RT) seringkali masih mengandalkan pencatatan buku besar secara konvensional. Pendekatan manual ini kerap memunculkan kendala, seperti rentannya dokumen fisik yang hilang atau terselip, proses rekapitulasi yang memakan waktu, hingga kurangnya transparansi arus kas bagi warga. Berdasarkan hasil pengamatan di lapangan yang telah dimulai sejak bulan Maret 2026 lalu, tantangan serupa juga dirasakan dalam kepengurusan di lingkungan RT 001/RW 06 Kelurahan Sudimara Barat.
Merespons kendala tersebut, sekelompok mahasiswa dari Program Studi Teknik Informatika Universitas Pamulang merancang sebuah “Sistem Informasi Pengelolaan dan Pelaporan Kas RT/RW Berbasis Web”. Pengembangan inovasi digital yang diberi nama E-KASDA ini merupakan bagian dari pelaksanaan program Kerja Praktek (KP). Sistem tersebut dirancang menggunakan metode Waterfall oleh tim mahasiswa yang terdiri dari Dwi Nurcahyo, Abdul Aziez Awal Saputra, dan Rayhan Maullana Brewiratama, di bawah bimbingan dosen Farizi Ilham, S.Kom., M.Kom. Platform ini dihadirkan sebagai sebuah solusi untuk merapikan pembukuan sekaligus mentransformasi sistem konvensional ke arah digital.

Melalui E-KASDA, jajaran pengurus (Ketua RT dan Bendahara) diberikan kemudahan tata kelola lewat beberapa fungsionalitas utama yang terintegrasi di dalam dashboard sistem:
- Pemantauan Kas Real-Time: Halaman Dashboard utama menyajikan ringkasan posisi kas secara langsung, mencakup nominal saldo kas saat ini, total pemasukan, hingga pengeluaran pada bulan berjalan.
- Pengelolaan Iuran dan Transaksi: Terdapat menu spesifik seperti Iuran Wajib, Tagihan Warga, Pembayaran Iuran, serta Transaksi Kas yang memudahkan bendahara mengelola arus keuangan secara terstruktur tanpa buku catatan manual.
- Manajemen Warga Terpusat: Sistem ini juga dilengkapi dengan fitur Data Warga dan Persetujuan Akun untuk memastikan hanya data warga tervalidasi yang tercatat di dalam administrasi.
- Laporan Keuangan dan Transparansi: Memanfaatkan menu Laporan Keuangan, sistem mampu menghasilkan data rekapitulasi secara otomatis. Laporan inilah yang nantinya disebarkan secara berkala oleh Ketua RT kepada warga. Hal ini memastikan informasi penggunaan dana tetap transparan dan meminimalisasi kesalahpahaman, sekaligus menjaga keamanan database dari akses pihak luar.

Nilai tambah utama dari perancangan E-KASDA ini terletak pada kemampuannya menyederhanakan seluruh alur pelaporan menjadi satu pintu terintegrasi. Hal ini tidak hanya menekan risiko kesalahan pencatatan, tetapi juga memangkas beban kerja pengurus secara signifikan. Dengan diterapkannya E-KASDA, diharapkan lingkungan RT 001/RW 06 Kelurahan Sudimara Barat dapat memiliki tata kelola keuangan yang jauh lebih efisien, terstruktur, dan transparan.
