
PANDEGLANG – Dalam upaya mendukung digitalisasi manajemen sekolah, program Kerja Praktik (KP) mahasiswa berhasil menorehkan inovasi penting di SMAN 10 Pandeglang yang berlokasi di Jl. Raya Labuan – Pandeglang Km. 27, Kecamatan Menes, Kabupaten Pandeglang, Banten. Sejak 13 Maret hingga 13 Juni 2026, telah dilaksanakan program perancangan sistem yang berfokus pada efisiensi pengelolaan fasilitas sekolah tersebut.

Kerja Praktik ini berjalan sukses di bawah bimbingan dan pengawasan langsung dari Kepala Sekolah SMAN 10 Pandeglang, Aan Qonaah, S.Pd., M.Pd. Fokus utama dari proyek ini tertuang dalam judul tugas KP: “PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI SISTEM INFORMASI INVENTARISASI DAN PELAPORAN SARANA DAN PRASARANA BERBASIS WEB PADA SMAN 10 PANDEGLANG”.
Gunakan Metode RAD untuk Akselerasi Sistem
Pengembangan sistem informasi ini menggunakan metode Rapid Application Development (RAD). Metode ini dipilih karena kemampuannya dalam memangkas waktu pengembangan tanpa mengurangi kualitas sistem, sehingga aplikasi berbasis web ini dapat disesuaikan secara cepat dengan kebutuhan riil sarana dan prasarana (sarpras) di SMAN 10 Pandeglang.
Dengan sistem baru ini, proses pendataan inventaris dan pelaporan kerusakan fasilitas yang sebelumnya dilakukan secara manual, kini bertransformasi menjadi digital, transparan, dan dapat diakses secara real-time.

Momentum Penting Integrasi Teori dan Praktik
Keberhasilan program ini mendapat apresiasi positif dari pihak akademis. Menurut dosen pembimbing, Maulana Ardhiansyah, S.Kom., M.Kom, kegiatan Kerja Praktik merupakan momentum penting bagi mahasiswa untuk mengintegrasikan teori yang diperoleh selama perkuliahan dengan praktik langsung di dunia kerja.
“Melalui Kerja Praktik, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman profesional, tetapi juga belajar beradaptasi dengan lingkungan kerja, mengembangkan kemampuan komunikasi, serta meningkatkan keterampilan pemecahan masalah yang dibutuhkan di era digital saat ini,” ujarnya.
Dengan berakhirnya masa KP pada 13 Juni ini, sistem informasi inventarisasi berbasis web tersebut diharapkan dapat segera diimplementasikan secara penuh oleh pihak sekolah. Langkah ini menjadi bukti nyata kolaborasi dunia pendidikan tinggi dan instansi sekolah dalam menciptakan efisiensi kerja berbasis teknologi inovatif di wilayah Pandeglang.
Tim Mahasiswa Pelaksana Program
Inovasi digital ini lahir dari dedikasi dan kerja keras tim mahasiswa yang solid selama tiga bulan masa bakti di sekolah. Adapun tim pelaksana yang bertanggung jawab penuh dalam perancangan dan implementasi sistem ini terdiri dari:
- Cecep Suhendar (Ketua Kelompok)
- Dandi Helyanto (Anggota)
- Sidik Abdul Aziz (Anggota)