Oleh: Achmad Ghazi, Farrell G. Adiwiratno, M. Faizal Febrihan
Program Studi Teknik Informatika, Universitas Pamulang
Dosen Pembimbing: Sutriyono, S.Kom., M.Kom.
SERPONG TANGERANG SELATAN, JUNI 2026 – Tiga mahasiswa Program Studi Teknik Informatika, Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Pamulang (UNPAM), yaitu Achmad Ghazi, Farrell G. Adiwiratno, dan M. Faizal Febrihan, telah berhasil melaksanakan program Kerja Praktek dengan merancang dan membangun website sistem informasi pengelolaan data produk, harga, dan pelanggan di Percetakan Rayyanka SC Print, Serpong, Kota Tangerang Selatan. Kegiatan yang berlangsung sejak April hingga Mei 2026 ini bertujuan untuk mengatasi kendala efisiensi dan akurasi pengelolaan data operasional usaha percetakan melalui transformasi digital.

Foto 1: Mahasiswa Teknik Informatika UNPAM berdiskusi dengan pengelola Percetakan Rayyanka SC Print saat perancangan sistem.
Tantangan Pengelolaan Data Manual
Sebelum adanya digitalisasi ini, Percetakan Rayyanka SC Print mengandalkan metode pencatatan konvensional menggunakan buku fisik dan file spreadsheet yang terpisah. Kondisi tersebut menyebabkan pencarian data produk dan pelanggan membutuhkan waktu yang lama, terutama ketika data transaksi bertambah banyak. Keterbatasan ini menghambat kecepatan pelayanan kasir kepada konsumen.
Selain masalah pencarian, proses pembaruan harga produk yang dilakukan secara manual sering kali terlambat mencatat kenaikan harga bahan baku kertas atau tinta di pasar. Hal ini berpotensi menimbulkan selisih atau inkonsistensi harga ketika transaksi dengan pelanggan berlangsung. Tidak adanya basis data terintegrasi juga meningkatkan risiko kehilangan arsip fisik akibat kerusakan dan menyulitkan pelacakan riwayat pesanan pelanggan untuk evaluasi perkembangan usaha.

Foto 2: Tampak depan gerai Percetakan Rayyanka SC Print di Serpong.
Solusi Website Sistem Informasi Berbasis Metode Waterfall
Melihat permasalahan tersebut, di bawah bimbingan dosen Sutriyono, S.Kom., M.Kom., tim mahasiswa menginisiasi pengembangan website sebagai sistem informasi pengelolaan data produk, harga, dan pelanggan yang terintegrasi. Sistem ini dirancang menggunakan Metode Waterfall, sebuah model pengembangan perangkat lunak yang sistematis dan sekuensial mulai dari tahap analisis kebutuhan, perancangan antarmuka (UI/UX) di Figma, pengodean menggunakan Visual Studio Code (HTML, CSS, JavaScript), hingga tahap pengujian fungsional.
Secara teknis, website ini menghadirkan antarmuka modern bernuansa premium (skema warna gelap dan aksen emas) yang memfasilitasi kemudahan akses informasi bagi pelanggan, sekaligus menyediakan modul admin terpusat bagi pengelola untuk memperbarui katalog dan tarif harga secara berkala tanpa risiko duplikasi data.

Foto 3: Mahasiswa Teknik Informatika UNPAM mengedukasi dan mendemonstrasikan penggunaan website pelayanan sistem informasi kepada pengelola Percetakan Rayyanka SC Print.
Fitur Utama dan Dampak Nyata
Website baru ini membawa efisiensi operasional yang signifikan dengan menyediakan beberapa fitur unggulan, di antaranya:
- Dashboard Statistik Toko: Menampilkan parameter metrik tepercaya seperti 5+ tahun pengalaman, 1K+ pesanan selesai, dan 8 jenis layanan untuk membangun kredibilitas usaha (social proof).
- Katalog Layanan Grid Layout: Menyajikan informasi visual produk yang rapi, meliputi kategori undangan pernikahan, sablon pakaian, digital printing, dan stempel.
- Tabel Komparasi Harga Transparan: Membantu pelanggan melihat perbandingan tarif cetak dengan jelas (misal paket stempel otomatis vs jari-jari) sehingga meminimalisir kesalahan komunikasi.
- Formulir Pemesanan Online Detail: Memungkinkan pelanggan mengisi spesifikasi teknis pesanan secara lengkap (nama, tanggal acara, alamat, jumlah, finishing) secara mandiri dari mana saja.
- Integrasi Pintasan WhatsApp: Menghubungkan formulir pemesanan langsung ke chat WhatsApp Admin dengan pesan terformat otomatis, memotong birokrasi pemesanan secara instan.
- Peta Google Maps Interaktif: Disematkan pada bagian kontak untuk memudahkan pelanggan menemukan lokasi fisik gerai percetakan secara presisi.
Hasil Evaluasi dan Pengujian
Keandalan sistem telah divalidasi melalui metode pengujian fungsional Blackbox Testing yang menguji kesesuaian input-output navigasi, tombol, dan formulir dengan hasil 100% sukses tanpa kendala bug. Selain itu, evaluasi penerimaan pengguna melalui kuesioner User Acceptance Testing (UAT) yang melibatkan 15 responden (pelanggan umum, pelaku UMKM, dan manajemen internal) menghasilkan tingkat kelayakan akhir sebesar 102,35% (skor aktual 435 dari skor ideal 425), yang menempatkan sistem ini pada predikat ‘SANGAT LAYAK / SANGAT BERHASIL’.
Melalui inovasi teknologi ini, kelompok mahasiswa Teknik Informatika UNPAM berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam memajukan digitalisasi bisnis pada sektor UMKM percetakan di Indonesia, mewujudkan manajemen operasional yang lebih transparan, akurat, dan responsif dalam menghadapi era transformasi digital.
