
Penulis: Bayu Nur Kasah
Tangerang Selatan – Program Studi Teknik Informatika Universitas Pamulang (UNPAM) dinilai memberikan bekal ilmu dan pengalaman yang cukup lengkap bagi mahasiswanya, mulai dari pemrograman dasar hingga kecerdasan buatan. Penilaian tersebut disampaikan oleh salah satu mahasiswa program studi ini yang saat ini sedang menyelesaikan tugas akhir.
Menurutnya, akses belajar di program studi ini terbuka bagi mahasiswa dari berbagai latar belakang. Mahasiswa yang berasal dari daerah dan kondisi ekonomi berbeda tetap mendapat kesempatan yang sama untuk mengikuti perkuliahan, praktikum, dan bimbingan dosen.
Dukungan dosen pembimbing juga dinilai menjadi salah satu faktor penting selama proses penyusunan skripsi, terutama saat mahasiswa menghadapi kesulitan menentukan topik dan metode penelitian. Bimbingan yang diberikan tidak selalu berupa jawaban langsung, melainkan lebih pada pendampingan agar mahasiswa terbiasa berpikir dan menemukan solusi sendiri.
Dari sisi kurikulum, Program Studi Teknik Informatika UNPAM dinilai cukup mengikuti perkembangan teknologi. Mata kuliah yang diajarkan mencakup pemrograman, basis data, jaringan komputer, pengembangan aplikasi mobile, pengembangan web, hingga kecerdasan buatan. Cakupan ini dianggap relevan dengan kebutuhan dunia kerja, yang umumnya mencari lulusan dengan fondasi kuat di berbagai bidang sebelum kemudian memperdalam satu area sesuai kebutuhan pekerjaan.
Selain teori, porsi praktik selama perkuliahan juga dinilai cukup besar. Mahasiswa dilibatkan dalam pembuatan aplikasi sederhana, perancangan basis data untuk studi kasus, serta penelitian kecil sebagai latihan sebelum menyusun skripsi. Pengalaman praktik ini dianggap penting karena ilmu yang hanya dipahami secara teori cenderung sulit diterapkan begitu mahasiswa memasuki dunia kerja.
Proses perkuliahan juga membentuk kemampuan berpikir logis, penyelesaian masalah secara bertahap, kerja sama tim, dan tanggung jawab terhadap setiap proyek yang dikerjakan. Sebagian besar tugas kuliah dikerjakan secara berkelompok, sehingga mahasiswa terbiasa menghadapi dan menyelesaikan kendala teknis maupun non teknis secara langsung.

Suasana belajar di lingkungan kampus turut dinilai mendukung proses tersebut. Diskusi antara dosen dan mahasiswa berlangsung terbuka, termasuk di luar jam perkuliahan, sehingga mahasiswa merasa lebih leluasa mencoba hal baru tanpa takut menghadapi kegagalan.
Proses penyusunan skripsi turut menjadi contoh nyata bagaimana ilmu yang dipelajari selama kuliah diterapkan untuk menjawab permasalahan secara sistematis. Tahapan ini menuntut mahasiswa menerjemahkan masalah nyata menjadi pertanyaan penelitian, kemudian mencari jawabannya melalui metode yang dapat dipertanggungjawabkan.
Ke depan, Program Studi Teknik Informatika UNPAM diharapkan terus meningkatkan kualitas fasilitas laboratorium dan praktikum, memperluas kerja sama dengan industri, serta memperbanyak seminar dan pelatihan teknologi bagi mahasiswa lintas angkatan. Dengan bekal ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama masa perkuliahan, lulusan program studi ini diharapkan mampu bersaing di dunia kerja sekaligus siap menghadapi perkembangan teknologi yang terus berjalan.