Dewan Nasional Indonesia untuk Kesejahteraan Sosial (DNIKS) mengeluarkan pernyataan tegas kepada pemerintah agar tidak mengurangi anggaran kesejahteraan sosial di tengah tekanan ekonomi global yang semakin terasa.
Wakil Ketua Umum DNIKS, dalam keterangan resminya, mengatakan bahwa kebijakan pemangkasan anggaran tidak seharusnya menyasar program-program sosial yang menjadi tumpuan bagi kelompok rentan di masyarakat.
“Dalam situasi global yang penuh ketidakpastian ini, justru negara harus lebih hadir untuk melindungi mereka yang paling lemah. Anggaran kesejahteraan sosial bukan ruang untuk efisiensi,” ujar Waketum DNIKS.
Menurutnya, kelompok seperti penyandang disabilitas, lansia, anak-anak terlantar, hingga masyarakat miskin memerlukan dukungan berkelanjutan dari negara. Bila anggaran untuk mereka dikurangi, dampaknya bisa sangat serius terhadap stabilitas sosial dan kemanusiaan.
DNIKS menilai bahwa tantangan ekonomi global semestinya dijadikan momentum untuk memperkuat sistem perlindungan sosial di Indonesia. Pemerintah pun diharapkan tetap berkomitmen menjaga keseimbangan antara kebutuhan fiskal dan tanggung jawab sosia
