Jakarta – Dalam upaya meningkatkan literasi digital di kalangan pendidik, Universitas Pamulang menyelenggarakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) bertajuk “Cerdas dan Bijak Menggunakan Internet Sehat Bagi Guru MAN 11 Jakarta” pada Rabu, 14 Mei 2025. Kegiatan ini berlangsung di aula MAN 11 Jakarta dan diikuti oleh seluruh guru dari berbagai mata pelajaran. Dengan semangat kolaboratif, kegiatan ini menjadi ruang berbagi ilmu, refleksi kritis, dan peningkatan kompetensi digital yang sangat relevan dengan tantangan zaman.
Program ini diinisiasi oleh tim dosen Universitas Pamulang dari berbagai jurusan, khususnya yang concern pada bidang teknologi informasi, pendidikan, dan komunikasi. Dalam kegiatan ini, peserta mendapatkan materi tentang etika digital, keamanan siber, penggunaan media sosial secara profesional, serta praktik penggunaan perangkat lunak untuk mendukung pembelajaran. Para guru antusias mengikuti seluruh rangkaian acara yang dikemas secara interaktif, aplikatif, dan menyenangkan.
Ketua pelaksana kegiatan, Indra Cahya Firdaus, menyampaikan pentingnya pembekalan literasi digital bagi para pendidik di era informasi ini. “Guru hari ini bukan hanya mengajar, tetapi juga menjadi role model dalam ekosistem digital. Karena itu, penting bagi guru untuk memahami bagaimana menggunakan internet dengan bijak, menghindari hoaks, serta menciptakan konten edukatif yang sehat untuk siswa dan masyarakat,” ujarnya.
Lebih lanjut, Indra menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen perguruan tinggi dalam memberikan kontribusi nyata bagi pendidikan menengah. “Universitas Pamulang berupaya hadir bukan hanya di ruang akademik, tetapi juga turun langsung ke lapangan, menjawab kebutuhan para guru dalam beradaptasi dengan era digital secara etis dan produktif,” tambahnya.
Wakil Kepala MAN 11 Jakarta Bidang Akademik, Ishak, dalam sambutannya memberikan apresiasi yang tinggi terhadap kegiatan ini. “Kami merasa sangat terbantu dengan pelatihan ini. Guru-guru
kami mendapat pencerahan dan bekal keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan zaman. Semoga kerja sama ini dapat terus berlanjut untuk mendukung peningkatan mutu pendidikan di madrasah,” ujarnya dengan penuh semangat.
Kegiatan berlangsung dalam suasana yang kondusif dan komunikatif, dilengkapi dengan sesi tanya jawab, diskusi kelompok, serta praktik langsung. Para guru juga diberi kesempatan untuk menyusun rencana implementasi penggunaan internet sehat dalam kegiatan pembelajaran, baik di kelas luring maupun daring. Banyak peserta mengaku termotivasi untuk mulai menyaring informasi dengan lebih kritis dan menyusun konten edukatif sendiri.
Di akhir acara, seluruh peserta mendapatkan sertifikat partisipasi sebagai pengakuan atas semangat belajar dan komitmen dalam meningkatkan literasi digital. Tim dari Universitas Pamulang pun menyampaikan harapan agar kegiatan serupa bisa diperluas ke madrasah lainnya agar transformasi digital di sektor pendidikan semakin inklusif.
Kegiatan ini membuktikan bahwa sinergi antara perguruan tinggi dan satuan pendidikan dapat menjadi katalis positif dalam membentuk ekosistem pendidikan yang adaptif dan visioner. Literasi digital yang bijak bukan hanya menjadi kebutuhan teknis, tetapi juga menjadi bagian integral dari pembentukan karakter guru dan peserta didik di era digital ini.
