Mahasiswa Program Studi Teknik Informatika S1, Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Pamulang melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat pada Tahun Akademik 2025/2026 Ganjil. Kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang menekankan peran aktif mahasiswa dalam menerapkan ilmu pengetahuan dan teknologi secara langsung di lingkungan masyarakat, khususnya di bidang pendidikan.
Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini mengangkat judul Rancang Bangun Website Profil Sekolah Interaktif Berbasis Framework Laravel untuk Mendukung Pembelajaran Ekstrakurikuler Web Design di SMAN 23 Kabupaten Tangerang. Fokus utama kegiatan ini adalah pengembangan website sekolah yang modern, interaktif, dan dapat dikelola secara berkelanjutan, sekaligus meningkatkan kompetensi siswa dalam pengembangan web berbasis framework.
Tim Pengabdian kepada Masyarakat ini terdiri dari mahasiswa Universitas Pamulang yang berasal dari Program Studi Teknik Informatika. Kelompok ini diketuai oleh Muhar Ferdiansyah dengan NIM 231011401057. Anggota kelompok terdiri dari Aditya Fabio Sefrida, Chaerul Muzaky Arif Santoso, Helga Chandra Eka Adhitia, Mordekhai Merlin Yonathan, Nur Aditya Saputra, dan Ryan Dinul Fatah.
Seluruh rangkaian kegiatan PKM ini dilaksanakan di bawah bimbingan dosen pembimbing Surtikanti, S.Kom., M.Kom., serta mendapat persetujuan dari Ketua Program Studi Teknik Informatika Universitas Pamulang, Dr. Eng. Ahmad Musyafa, S.Kom., M.Kom. Bimbingan dosen berperan penting dalam memastikan kegiatan berjalan sesuai dengan tujuan akademik dan kebutuhan mitra.

SMAN 23 Kabupaten Tangerang dipilih sebagai mitra kegiatan karena memiliki ekstrakurikuler Web Design yang aktif, namun masih menghadapi keterbatasan dalam pengembangan website dinamis berbasis framework modern. Sekolah ini berlokasi di Jalan Pendidikan, Kelurahan Kelapa Dua, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten.
Berdasarkan hasil observasi awal yang dilakukan oleh mahasiswa, pembelajaran ekstrakurikuler Web Design di SMAN 23 Kabupaten Tangerang masih berfokus pada pembuatan website statis menggunakan HTML dan CSS sederhana. Siswa belum diperkenalkan secara mendalam pada konsep pengembangan web dinamis menggunakan framework seperti Laravel yang banyak digunakan di dunia industri.
Selain itu, website profil sekolah yang dimiliki SMAN 23 Kabupaten Tangerang masih menggunakan struktur lama, minim fitur interaktif, serta belum terstandarisasi dengan baik. Kondisi ini menyebabkan website belum optimal sebagai media informasi resmi dan sarana publikasi kegiatan sekolah.
Melihat permasalahan tersebut, mahasiswa Universitas Pamulang merancang kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat yang berfokus pada pelatihan dan pendampingan pembuatan website profil sekolah berbasis framework Laravel. Kegiatan ini dirancang tidak hanya untuk menghasilkan produk website, tetapi juga sebagai sarana pembelajaran berbasis proyek bagi siswa ekstrakurikuler.
Tahap awal kegiatan diawali dengan koordinasi dan survei lokasi untuk memahami kebutuhan mitra serta kondisi sarana dan prasarana yang tersedia. Mahasiswa menyiapkan materi pelatihan, modul pembelajaran, serta lingkungan pengembangan yang akan digunakan selama kegiatan berlangsung.
Pada tahap pelatihan dan pendampingan, mahasiswa memberikan materi pengenalan framework Laravel kepada siswa dan guru pembimbing ekstrakurikuler Web Design. Materi yang disampaikan meliputi konsep Model–View–Controller, pengelolaan database, serta pembuatan halaman web dinamis. Metode yang digunakan adalah praktik langsung agar peserta dapat memahami materi secara aplikatif.

Mahasiswa Universitas Pamulang berperan sebagai fasilitator yang mendampingi siswa selama proses pembelajaran. Pendampingan dilakukan secara intensif untuk memastikan setiap peserta dapat mengikuti tahapan pengembangan website dengan baik, meskipun memiliki tingkat pemahaman yang berbeda.
Tahap pengembangan website dilakukan secara kolaboratif antara mahasiswa, siswa, dan guru pembimbing. Website dikembangkan menggunakan framework Laravel dengan struktur yang lebih modern, terorganisasi, dan mudah dikelola. Fitur-fitur utama seperti halaman profil sekolah, kegiatan ekstrakurikuler, berita, galeri, pendaftaran, dan event dirancang sesuai kebutuhan sekolah.
Setelah proses pengembangan selesai, mahasiswa melakukan uji coba sistem untuk memastikan seluruh fitur berjalan dengan baik. Evaluasi dilakukan baik dari sisi teknis maupun dari pencapaian tujuan kegiatan, termasuk peningkatan pemahaman siswa terhadap pengembangan web dinamis.
Tahap akhir kegiatan ditandai dengan serah terima website beserta panduan penggunaan kepada pihak SMAN 23 Kabupaten Tangerang. Website ini diharapkan dapat dikelola secara mandiri oleh pihak sekolah dan terus dikembangkan sesuai kebutuhan di masa mendatang.
Bagi mahasiswa Universitas Pamulang, kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini menjadi pengalaman berharga dalam menerapkan ilmu yang diperoleh di bangku perkuliahan. Mahasiswa belajar mengelola proyek nyata, bekerja dalam tim, serta berkomunikasi langsung dengan mitra di lingkungan pendidikan.
Kegiatan ini juga memberikan manfaat nyata bagi siswa ekstrakurikuler Web Design SMAN 23 Kabupaten Tangerang. Siswa memperoleh pengalaman belajar pengembangan website berbasis framework modern serta memahami alur kerja pengembangan sistem secara langsung melalui proyek nyata.
Selain menghasilkan website profil sekolah interaktif, kegiatan ini juga mendorong penerapan pembelajaran berbasis proyek yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan pendidikan lanjutan. Ekstrakurikuler Web Design diharapkan dapat menjadi wadah pengembangan kompetensi digital siswa secara berkelanjutan.
Secara keseluruhan, kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat yang dilaksanakan oleh mahasiswa Teknik Informatika Universitas Pamulang ini berhasil menjawab permasalahan mitra terkait keterbatasan pemanfaatan teknologi informasi di lingkungan sekolah. Kegiatan ini menunjukkan peran aktif mahasiswa sebagai agen perubahan dalam mendukung transformasi digital pendidikan.
Melalui program ini, mahasiswa Universitas Pamulang tidak hanya menjalankan kewajiban akademik, tetapi juga memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan literasi digital, kualitas pembelajaran, serta pemanfaatan teknologi informasi di SMAN 23 Kabupaten Tangerang.