DORONG DIGITALISASI UMKM, MAHASISWA UNPAM KEMBANGKAN SISTEM PENJUALAN BERBASIS WEB UNTUK DAPUR RUMPIN

BOGOR, 14 Maret 2026 – Guna meningkatkan efisiensi operasional dan kualitas pelayanan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) kuliner, mahasiswa Universitas Pamulang (UNPAM) berhasil mengimplementasikan sistem penjualan berbasis web untuk “Dapur Rumpin” di Kabupaten Bogor.
Inovasi ini lahir sebagai solusi atas tantangan operasional yang selama ini dihadapi Dapur Rumpin. Restoran masakan Nusantara yang berlokasi di Kecamatan Rumpin ini sebelumnya masih mengandalkan pencatatan transaksi secara manual menggunakan buku nota. Proses ini dinilai lambat, rentan terhadap kesalahan, dan menghambat pengambilan keputusan berbasis data.
Dua mahasiswa Program Studi Teknik Informatika UNPAM, Billie Raditya Akbar dan Fathya Vaulizayanti, merancang sistem berbasis web dengan memanfaatkan teknologi HTML5, CSS3, dan JavaScript Vanilla. Sistem ini dirancang untuk memudahkan pelanggan dalam melakukan pemesanan secara mandiri.
“Sistem ini mencakup fitur tampilan menu digital, manajemen keranjang belanja berbasis localStorage, hingga pembayaran melalui QRIS,” jelas perwakilan tim mahasiswa.
Salah satu fitur unggulan dari sistem ini adalah integrasi konfirmasi pesanan otomatis melalui WhatsApp. Setelah pelanggan menyelesaikan pembayaran via QRIS, sistem akan secara otomatis menyusun detail pesanan menjadi format pesan terstruktur yang siap dikirim kepada admin restoran.
Implementasi sistem ini membawa perubahan signifikan bagi alur bisnis Dapur Rumpin. Berdasarkan perbandingan kondisi sebelum dan sesudah penerapan, pencatatan transaksi yang dulunya manual kini menjadi digital dan otomatis, serta laporan penjualan harian maupun bulanan dapat dihasilkan secara lebih akurat.
Dosen Pembimbing Kerja Praktik, Jupron, S.Kom., M.Kom., menyatakan bahwa proyek ini memberikan kontribusi nyata dalam upaya digitalisasi UMKM. “Langkah ini tidak hanya membantu Dapur Rumpin dalam efisiensi operasional, tetapi juga menjadi contoh bagaimana teknologi sederhana namun tepat guna dapat meningkatkan daya saing bisnis kuliner lokal,” ujarnya.
Ke depannya, sistem ini disarankan untuk dikembangkan lebih lanjut dengan integrasi basis data real-time dan panel admin berbasis back-end agar pengelolaan data menu serta stok dapat dilakukan dengan lebih fleksibel dan aman.
