Digitalisasi Kewirausahaan Siswa SMK Letris Indonesia 2 Lewat Pengembangan Website Penjualan Produk Lokal

Upaya peningkatan kualitas kewirausahaan siswa kembali menunjukkan perkembangan positif setelah sekelompok mahasiswa Universitas Pamulang melaksanakan Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) di SMK Letris Indonesia 2, Kota Tangerang Selatan. Kegiatan yang berlangsung pada 22 November 2025 ini mengusung tema Digitalisasi Kewirausahaan Siswa Menggunakan Metode SDLC Waterfall Melalui Pengembangan Website Penjualan Produk Lokal Sekolah.

Kegiatan PKM ini digagas oleh tim mahasiswa Program Studi Teknik Informatika Universitas Pamulang dengan ketua pelaksana Ahmad Khoerul Riski, bersama enam anggota lainnya. Mereka melihat bahwa selama ini siswa SMK Letris Indonesia 2 sudah aktif menghasilkan berbagai produk lokal, mulai dari makanan ringan, kerajinan, hingga produk kreatif. Namun, Fokus utama kegiatan ini adalah siswa dari jurusan Bisnis Daring dan Pemasaran (BDP) serta jurusan terkait lainnya yang selama ini mengikuti program kewirausahaan sekolah.

Berdasarkan observasi tim, sekolah belum memiliki platform resmi untuk mempromosikan dan menjual produk hasil karya siswa. Promosi masih dilakukan melalui cara sederhana seperti media sosial pribadi dan penjualan dari kelas ke kelas. Kondisi tersebut menyebabkan jangkauan pemasaran sangat terbatas dan tidak terdokumentasi secara baik. Tanpa solusi, potensi bisnis siswa akan sulit berkembang dan sekolah kehilangan peluang untuk membangun citra digital yang lebih modern.

Untuk menjawab kebutuhan tersebut, tim PKM merancang dan mengembangkan sebuah website penjualan produk lokal sekolah menggunakan metode SDLC Waterfall, sebuah metode pengembangan sistem yang dilakukan secara bertahap dan terstruktur. Tim memulai dari analisis kebutuhan, perancangan sistem, pembuatan website, hingga pengujian dan sosialisasi penggunaan website. Website tersebut menampilkan katalog produk, halaman profil sekolah, informasi kegiatan kewirausahaan, hingga fitur admin untuk mengelola produk.

Seluruh rangkaian kegiatan dilakukan di SMK Letris Indonesia 2 yang berlokasi di Jl. Siliwangi No. 55, Pamulang, Tangerang Selatan. Sekolah dipilih karena memiliki potensi kewirausahaan yang tinggi, fasilitas teknologi yang memadai, serta komitmen guru pembina untuk mengembangkan pemasaran digital siswa.

Selama sesi sosialisasi, siswa diberikan penjelasan mengenai cara mengoperasikan website, mulai dari menambah produk, mengedit katalog, hingga mengunggah foto. Guru pembina kewirausahaan juga mendapatkan akses sebagai admin untuk mengelola data secara berkelanjutan. Para siswa menunjukkan antusiasme besar karena website ini memberikan pengalaman baru dalam pemasaran digital yang lebih profesional.

Website resmi penjualan produk siswa kini menjadi platform yang siap digunakan sebagai media promosi dan sarana belajar digital marketing. Dengan adanya platform tersebut, produk siswa dapat lebih dikenal masyarakat luas, tidak hanya di lingkungan sekolah. Kegiatan ini juga memperkuat branding sekolah sebagai lembaga pendidikan yang mendukung inovasi serta pemanfaatan teknologi.

Lebih dari sekadar pengembangan website, kegiatan PKM ini menjadi contoh nyata sinergi antara perguruan tinggi dan sekolah dalam mengembangkan kompetensi teknologi dan kewirausahaan. Dengan berbagai dokumentasi, laporan kegiatan, hingga publikasi berita, program ini diharapkan menjadi langkah awal menuju transformasi digital yang lebih besar di dunia pendidikan vokasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *